Indonesia dan Uni Eropa Sepakati Perjanjian Perdagangan Bebas

- Penulis

Senin, 14 Juli 2025 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen di Brussel, Minggu (13/7/2025). (Foto : Ist.)

Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen di Brussel, Minggu (13/7/2025). (Foto : Ist.)

Brussel-Mediadelegasi : Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen telah menyelesaikan negosiasi Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) di Brussel, Belgia, Minggu (13/7/2025) siang waktu setempat. Perjanjian ini merupakan terobosan penting yang sangat strategis di tengah ketidakpastian global.

Prabowo menyatakan bahwa kedua belah pihak telah berhasil menyatukan kepentingan ekonomi yang sebelumnya berbeda, dan menemukan bahwa kerja sama justru saling menguntungkan. “Kami telah membuat banyak kemajuan signifikan, dan menyepakati untuk saling mengakomodasi kepentingan ekonomi masing-masing,” ujarnya.

Von der Leyen menyebut CEPA sebagai perjanjian perdagangan bebas yang ambisius dan tepat waktu, mengingat besarnya potensi ekonomi kedua belah pihak. “Saya dengan senang hati mengumumkan bahwa kita baru saja mencapai kesepakatan politik terkait sebuah perjanjian perdagangan bebas yang ambisius,” katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Von der Leyen juga menjelaskan bahwa Indonesia memiliki peran penting dalam rantai pasok global, terutama dalam konteks transisi energi bersih dan digital yang sedang dijalankan Uni Eropa. “Indonesia juga merupakan pemasok utama barang-barang penting bagi transisi digital dan hijau,” tuturnya.

BACA JUGA:  Imbas Penolakan Israel, IOC Larang Indonesia Gelar Olimpiade dan Rekomendasikan Federasi Global Setop Event di Jakarta

CEPA akan membuka akses pasar lebih luas untuk produk pertanian, otomotif, jasa, serta bahan baku penting dari Indonesia ke Uni Eropa. Von der Leyen menekankan pentingnya pasokan yang bukan hanya aman, tetapi juga bertanggung jawab secara sosial dan lingkungan.

Dengan total gabungan pasar sebesar 730 juta jiwa antara Indonesia dan Uni Eropa, implementasi CEPA dinilai akan menjadi pengubah permainan (game changer) dalam hubungan perdagangan kedua kawasan. “Indonesia adalah salah satu ekonomi terbesar di dunia, dengan PDB sebesar 1,2 triliun euro,” kata von der Leyen.

Perjanjian ini akan membuka peluang baru bagi produk-produk Indonesia untuk lebih leluasa masuk pasar Eropa. Ini akan meningkatkan ekspor Indonesia dan memperkuat ekonomi negara.

Uni Eropa juga akan mendapatkan manfaat dari perjanjian ini, terutama dalam hal akses pasokan bahan baku penting untuk transisi energi dan digital. “Kami tidak hanya menginginkan pasokan yang aman, tetapi juga yang bertanggung jawab,” kata von der Leyen.

Prabowo dan von der Leyen sepakat bahwa kerja sama ini akan saling menguntungkan bagi kedua belah pihak. “Kami telah menemukan bahwa kepentingan ini saling melengkapi dan menguntungkan satu sama lain,” kata Prabowo.

BACA JUGA:  Indonesia Harus Serius Antisipasi Dampak Pemanasan Global

Perjanjian IEU-CEPA ini merupakan langkah strategis bagi Indonesia untuk meningkatkan hubungan ekonomi dengan Uni Eropa. Dengan perjanjian ini, Indonesia dapat meningkatkan ekspor dan memperkuat ekonomi negara.

Pencapaian kesepakatan IEU-CEPA ini merupakan pencapaian yang signifikan bagi Indonesia dan Uni Eropa. “Kami telah mencapai terobosan penting,” kata Prabowo.

Dengan implementasi CEPA, masa depan perdagangan antara Indonesia dan Uni Eropa terlihat cerah. Perjanjian ini akan membuka peluang baru dan meningkatkan kerja sama ekonomi antara kedua belah pihak.

Perjanjian IEU-CEPA merupakan terobosan penting yang sangat strategis bagi Indonesia dan Uni Eropa. Perjanjian ini akan membuka akses pasar yang lebih luas dan meningkatkan kerja sama ekonomi antara kedua belah pihak. Dengan implementasi CEPA, Indonesia dan Uni Eropa dapat meningkatkan hubungan ekonomi dan memperkuat kerja sama di masa depan. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Senin, 14 Juli 2025 - 14:18 WIB

Indonesia dan Uni Eropa Sepakati Perjanjian Perdagangan Bebas

Berita Terbaru

Foto bersama usai Penandatanganan MoU KPAD Labuhanbatu Utara dan Ponpes Arkanuddin, Rabu (7/5/2026). Tampak jajaran KPAD, pimpinan pesantren, serta para asatidz berfoto bersama, menandai dimulainya sinergi perlindungan anak demi lingkungan pesantren yang aman dan ramah anak. Foto: GS

Kabupaten Labuhan Batu Utara

KPAD Labura Perkuat Sinergi Perlindungan Anak Bersama Ponpes Arkanuddin Pulo Dogom

Sabtu, 9 Mei 2026 - 10:35 WIB