Kemudian silang pendapat pun terjadi, menurut Wakil Ketua DPRD H Zainal, sebagai pimpinan sidang, dimana perusahaan sudah melaksanakan tanggungjawab sosial ekonomi pembangunan secara berkelanjutan. Dia ( H Zainal) menganggap pembahasan CSR tahun 2019-2020 atau tahun sebelumnya sudah selesai.
Sementara itu, Arwi Winata kembali menginterupsi transparansi penyaluran CSR, yang diminta organisasi kepemudaan sambil memukul meja. Dengan emosional, Zainal Harahap merespon banting buku dan mengajak adu jotos. Mereka yang saling berhadapan diredam anggota DPRD dari Fraksi PDI-Perjuangan, Muhammad Hasir.
Dalam peristiwa nyaris adu jotos tersebut, Wakil Ketua DPRD Labusel H Zainal Harahap selaku Ketua DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Labusel belum dapat di hubungi.
Sementara, Arwi Winata ketika dihubungi melalui WhatsApp wartawan terkait perselisihan pembahasan dana CSR menganggap tidak ada keributan. Selain itu, dia membantah sebagai pemicu keributan.
“Gak ada masalah itu,” jelas Arwi Winata, yang juga Dewan Pembina DPC PKPI Kabupaten Labuhanbatu Selatan.
D|Red