Xiaomi Terancam Masuk ‘Daftar Hitam’ AS karena Diduga Bantu Militer China

- Penulis

Selasa, 23 Desember 2025 - 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ist.

Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Raksasa teknologi asal China, Xiaomi, menghadapi ancaman serius setelah berpotensi masuk dalam ‘daftar hitam’ Amerika Serikat yang dikenal sebagai ‘Section 1260H’. Daftar ini berisi perusahaan-perusahaan yang diduga memiliki keterkaitan dengan atau membantu militer China.

Sembilan regulator AS telah mengirimkan surat kepada Menteri Pertahanan Pete Hegseth pada pekan ini, mendesak Pentagon untuk menambahkan beberapa perusahaan teknologi China baru ke dalam daftar Section 1260H, termasuk Xiaomi.

Surat tersebut dikirim pada Kamis (18/12) waktu setempat, setelah Presiden AS Donald Trump menandatangani pengeluaran militer senilai US$1 triliun. Selain Xiaomi, perusahaan lain yang diusulkan masuk ‘daftar hitam’ adalah DeepSeek dan BOE Technology Group.

Daftar 1260H sebelumnya telah memasukkan perusahaan-perusahaan besar China lainnya seperti Tencent Holdings dan CATL, yang masing-masing merupakan raksasa teknologi terbesar China dan produsen baterai terkemuka di negara tersebut.

BACA JUGA:  Bahrain Cabut Kewarganegaraan 69 Orang Gegara Dukung Iran Lawan AS dan Israel

Perlu dicatat bahwa masuknya sebuah perusahaan ke dalam daftar 1260H tidak secara otomatis menjatuhkan hukuman. Namun, daftar ini berfungsi sebagai sinyal bagi para penyuplai di Kementerian Perang (sebelumnya Kementerian Pertahanan) dan lembaga pemerintahan AS lainnya mengenai pandangan militer AS terhadap perusahaan-perusahaan China yang masuk dalam daftar tersebut.

Dengan kata lain, para penyuplai akan lebih berhati-hati dalam berbisnis dengan perusahaan-perusahaan China yang masuk dalam daftar 1260H, untuk menghindari potensi masalah di kemudian hari.

Sebelumnya, pada Juni lalu, Reuters melaporkan bahwa seorang pejabat senior AS mengatakan bahwa DeepSeek membantu militer China dan menghindari kontrol ekspor AS. BOE, yang merupakan pemasok untuk pembuat iPhone Apple, juga termasuk di antara sejumlah perusahaan layar China yang diminta oleh anggota parlemen AS agar Pentagon mencabutnya dari rantai pasokan mereka pada 2030 mendatang.

BACA JUGA:  Benteng Bawah Tanah Iran: Siaga Penuh Hadapi AS

Para anggota parlemen yang menandatangani surat tersebut berasal dari Partai Republik dan beberapa di antaranya adalah kepala komite kongres utama. Mereka juga merekomendasikan penambahan perusahaan lain seperti WuXi AppTec, GenScript Group, RoboSense, Livox, Unitree Robotics, CloudMinds, Hua Hong Semiconductor, Shennan Circuit Co, dan Kingsemi Co ke dalam daftar 1260H.

Ancaman masuknya Xiaomi ke dalam ‘daftar hitam’ AS ini tentu menjadi perhatian serius bagi perusahaan tersebut. Jika benar-benar terjadi, hal ini dapat berdampak signifikan terhadap bisnis Xiaomi di pasar Amerika Serikat dan berpotensi memengaruhi hubungan dagang antara AS dan China. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius: Pasien Wajib Isolasi 42 Hari, 3 Orang Meninggal
Ledakan dan Kebakaran Hebat Melanda Kilang Minyak Chalmette Louisiana, Tidak Ada Korban Jiwa
Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar: AS Tetapkan Status Darurat Level 3, Risiko Penyebaran Masih Rendah
Jerman Desak Iran Buka Selat Hormuz dan Hentikan Program Nuklir
Aktor Park Dong Bin Meninggal Dunia, Sosok di Balik Viral ‘Meme Jus’
Hukuman Diperberat, Mantan Presiden Korsel Yoon Suk Yeol Divonis 7 Tahun Penjara
Bahrain Cabut Kewarganegaraan 69 Orang Gegara Dukung Iran Lawan AS dan Israel
Lebanon Tegaskan Gencatan Senjata Syarat Mutlak Negosiasi dengan Israel

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:13 WIB

Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius: Pasien Wajib Isolasi 42 Hari, 3 Orang Meninggal

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:19 WIB

Ledakan dan Kebakaran Hebat Melanda Kilang Minyak Chalmette Louisiana, Tidak Ada Korban Jiwa

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:05 WIB

Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar: AS Tetapkan Status Darurat Level 3, Risiko Penyebaran Masih Rendah

Senin, 4 Mei 2026 - 13:04 WIB

Jerman Desak Iran Buka Selat Hormuz dan Hentikan Program Nuklir

Kamis, 30 April 2026 - 14:12 WIB

Aktor Park Dong Bin Meninggal Dunia, Sosok di Balik Viral ‘Meme Jus’

Berita Terbaru