“Kita kesulitan, ketika keluarganya tidak ada lagi yang menjadi petani, yang ditakutkan lahan itu malah beralihfungsi, begitupun lahan produktif lainnya. Kegiatan ini, sekaligus promosi kepada kaum milenial mari bertani, dan bertani itu menyenangkan,” ujarnya.
Mendasari hal tersebut PT East West Seed Indonesia (EWINDO) sebagai produsen benih sayuran Cap Panah Metah memberikan edukasi kepada ibu-ibu rumah tangga di Purwakarta, khususnya di Kampung Malang Nengah, Kelurahan Nagri Tengah, Purwakarta untuk bercocok tanam di lahan perkotaan atau Urban Farming dengan membuat kebun demplot.
Di tempat yang sama, Direktur Manajer PT East West Seed Indonesia, Glenn Pardede menjelaskan, tujuan dari didirikannya demplot-demplot yang berada di pekarangan rumah warga ini adalah untuk memberikan pengetahuan, khususnya praktik budidaya sayuran yang baik di wilayah perkotaan.
“Kampung Malang Nengah ini diharapkan bisa menjadi konsep kampung Eco Village, agar masyarakat bisa merasakan peningkatan kesejahteraan dengan menjual hasil panen dan tetap mengutamakan kelestarian lingkungan,” ujarnya.
Kegiatan Urban Farming ini, lanjut Glenn, menunjukkan peran penting wanita dalam budidaya sayuran sekaligus mempromosikan pentingnya mengonsumsi sayuran, dimana seorang Ibu rumah tangga menjadi penentu keluarga yang sehat.
“Demplot ini awalnya dikelola oleh 30 ibu rumah tangga dari kelompok wanita tani Bina Lestari di rumah mereka masing-masing. Saat ini pesertanya terus bertambah, ada lebih dari 70 orang yang mengikuti kegiatan urban farming ini,” tutupnya. D|Jbr-75