Sebagai informasi, Iskandar jadi korban salah tangkap petugas kepolisian Sumut terkait kasus scamming dan judi online yang tengah diselidiki petugas.
Hal itu terjadi saat Iskandar baru memasuki pesawat Garuda Indonesia di Bandara Kuala Namu.
Sejumlah oknum yang mengaku petugas kepolisian bersama petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Kuala Namu dan kru Pesawat Garuda Indonesia (GA-193) mendatanginya.
“Iya, sempat diturunkan (dari pesawat karena dituduh jadi pelaku judi online),” kata Iskandar, Kamis (16/10).
Iskandar menilai, tindakan tersebut melanggar sejumlah ketentuan hukum, di antaranya tentang kesalahan dalam prosedur penangkapan serta perlindungan keamanan bagi penumpang di dalam pesawat. D|red






