KMDT Dukung Penguatan Pencegahan Narkoba di Kalangan Pelajar

KMDT Dukung Penguatan Pencegahan Narkoba di Kalangan Pelajar
Ketua Umum DPP Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) Edison Manurung (kanan) saat menghadiri seminar pendidikan dan pengukuhan sekolah Bersih Narkoba (Bersinar) se Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VIIII oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumut Dr. Asren Nasution, MA (kiri), di komplek sekolah unggul Yayasan Tunas Bangsa Soposurung, SMA Negeri 2 Balige, Kabupaten Toba, Selasa (21/11). Foto: dok-KMDT

Balige-Mediadelegasi: Komite Masyarakat Danau Toba (KMDT) menyatakan senantiasa siap bersinergi dengan berbagai institusi dalam upaya mendukung program penguatan pencegahan penyalahgunaan narkotika dan obat-obat terlarang (Narkoba) di kalangan pelajar, termasuk di Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

“Kami (KMDT) memang ingin memberi sumbangsih bagi negeri ini agar terbebas dari narkoba,” kata Ketua Umum DPP KMDT Edison Manurung di sela mengikuti seminar pendidikan dalam rangka Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2023 yang berlangsung di aula asrama Yayasan Tunas Bangsa Soposurung SMA Negeri 2 Balige, Kabupaten Toba, Selasa (21/11).

Bersamaan dengan jadwal kegiatan penyelenggaraan seminar pendidikan itu, pada hari yang sama juga dilaksanakan Aksi Bersih-Bersih bersama KMDT dan para pelajar SMA dan SMK se-kawasan Danau Toba dalam rangka mendukung perhelatan Kejuaraan Dunia Jetski atau Aquabike Jetski World Championship pada 22-26 November 2023.

Bacaan Lainnya

Menurut mantan fungsionaris DPP KNPI era awal tahun 2000 ini, masalah penyalahgunaan Narkoba merupakan fenomena yang kompleks dan multidimensi atau terkait dengan seluruh aspek kehidupan, termasuk aspek kesehatan, hukum, sosial dan ekonomi.

Ancaman nyata dari kasus penyalahgunaan Narkoba, lanjut dia, terlihat ketika penggunaan Narkoba oleh para generasi muda disalahgunakan dan terus berkembang.

Pemuda yang diharapkan menjadi pemimpin dan penerus bangsa Indonesia, kata Edison, jika terus melakukan penyimpangan sosial dengan menyalahgunakan Narkoba, maka berpotensi berdampak pada hilangnya generasi bangsa atau “lost generation” di masa yang akan datang.

Mencermati dampak buruk dari penyalahgunaan Narkoba tersebut, kata Edison, pengurus KMDT di tingkat pusat maupun daerah berkomitmen untuk ikut ambil bagian dalam upaya pencegahan dan penanganan korban penyalahgunaan Narkoba.

“KMDT juga berencana membangun pusat rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan Narkoba di kawasan Danau Toba,” tambahnya.

Pos terkait