Komunitas Hatabosi Marancar Menuju Kalpataru 2020

- Penulis

Sabtu, 6 Juni 2020 - 22:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Tapsel H Syahrul M Pasaribu, SH saat melaksanakan vidio conference (vidcon) dengan tim juri kalpataru 2020 dari Kementerian LHK di ruang rapat Bupati Tapsel. Foto: D|Ist

Tapsel-Mediadelegasi: Komunitas Hatabosi (Masyarakat yang bermukim di Desa dan Dusun Haunatas, Tanjung Rompa, Bonan Dolok dan Siranap) Kecamatan Marancar Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) yang menyadari aek do asal mula ni hangoluan (Air adalah Sumber Kehidupan) dan Air akan terjamin apabila Hutan tetap lestari,  menjadi salah satu dari 20 nominator yang layak untuk mendapatkan Kalpataru 2020 dari Kementerian LHK.

Bupati Tapsel H Syahrul M Pasaribu, SH saat selesainya video conference (vidcon) dengan tim juri Kalpataru 2020 di ruang rapat Bupati Tapsel, Jalan Prof. Lafran Pane, Sipirok, Jumat kemarin, mengatakan, Semangat Hatabosi merupakan kearifan lokal yang sudah lebih dari 100 tahun dalam menjaga, melindungi dan melestarikan hutan yang berada di kawasan Cagar Alam Dolok Sibual-buali dan beririsan dengan ekosistem Batangtoru  yang menjadi sumber air bagi kehidupan masyarakat.

BACA JUGA:  Bobby Nasution Pastikan Jembatan Aek Sipage Dibangun Tahun Ini

Filosofi Hatabosi ini sudah menjadi sumber inspirasi yang tidak hanya didaerah sekitarnya. Hatabosi itu sendiri berada di 2 desa dan 4 dusun yang sekarang ini sudah menjadi role model yang tidak hanya di Kecamatan Marancar akan tetapi sudah menjadi inspirasi terhadap 14 kecamatan lainnya yang ada di Tapsel bahkan juga di Tabagsel seperti Kabupaten Madina, Padang Lawas dan Padang Lawas Utara bahkan Kabupaten tetangga seperti Tapanuli Utara dan Tapanuli Tengah.

Sedangkan secara spesifik wilayah Hatabosi ini semua desanya berada di kawasan areal penggunaan lahan (APL) akan tetapi pemotongan pohon-pohon diatur secara ketat, tidak boleh sembarangan “ada Peraturan Desa yang mengaturnya” dan dari waktu ke waktu kearifan lokal terpelihara dengan baik sehingga menjadi sangat penting sebagai sumber kehidupan masyarakat Hatabosi.

BACA JUGA:  DPRD Gelar Paripurna Penyampaian Rekomendasi LKPJ Bupati Tapsel TA 2019

Dengan lestarinya hutan yang menjadi sumber air  dan air menjadi sumber kehidupan dapat terus terjaga dan apalagi Masyarakat Hatabosi ini selalu menjaga lingkungan dengan istilah  Raja Bondar (penjaga parit) bersama P3A, karena di tiga tahun ini P3A telah kami kuatkan untuk mendampingi teman-teman Raja Bondar di sekitar Hatabosi dibawah pengawasan Dinas PUPR Tapsel. D|Plu-12

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Tapsel: Butuh Amfibi Untuk Atasi Sumbatan Batang Toru
Seskab: Pemerintah Telah Selesaikan Pembangunan Lebih dari 1.000 Unit Rumah Pascabencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar dalam Sebulan
TPL : Sumber Konflik Tak Berujung, Pemerintah Diminta Tutup
Gubernur Sumut Apresiasi Gelar Doktor Topan Ginting
Jalan Rusak di Sumut Mendapat Perhatian Gubernur Bobby Nasution
Gubernur Sumut Bobby Nasution Janji Perbaiki Jalan Rusak di Labuhanbatu hingga Tapsel
Bobby Nasution Pastikan Jembatan Aek Sipage Dibangun Tahun Ini
Gubernur Sumut Tinjau Realisasi Perbaikan Jalan Batu Jomba

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 13:49 WIB

Bupati Tapsel: Butuh Amfibi Untuk Atasi Sumbatan Batang Toru

Jumat, 2 Januari 2026 - 21:03 WIB

Seskab: Pemerintah Telah Selesaikan Pembangunan Lebih dari 1.000 Unit Rumah Pascabencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar dalam Sebulan

Selasa, 26 Agustus 2025 - 15:49 WIB

TPL : Sumber Konflik Tak Berujung, Pemerintah Diminta Tutup

Senin, 26 Mei 2025 - 22:51 WIB

Gubernur Sumut Apresiasi Gelar Doktor Topan Ginting

Jumat, 2 Mei 2025 - 23:56 WIB

Jalan Rusak di Sumut Mendapat Perhatian Gubernur Bobby Nasution

Berita Terbaru