Konsistensi Pentaheliks, New Normal Optimis

Rabu, 3 Juni 2020 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Catatan | Ardiansyah Tanjung | Senior Editor Mediadelegasi

HIDUP di tengah pandemi Covid-19 telah melampaui masa jenuh. Masyarakat pun kelihatannya tak begitu menghiraukan protokoler kesehatan yang terus disuarakan sejak beberapa bulan sudah, pemberlakuan ‘lebih baik di rumah saja’.

Kini pemerintah secara nasional telah menyiapkan sekenario kehidupan New Normal (normal baru) dengan berbagai langkah dan trik, khususnya di kawasan zona merah Covid-19.

Sejauhmana perjalanan langkah percepatan penanggulangan wabah yang mendunia ini di Sumatera Utara, dan bagaimana estimasi dan optimisme keberhasilan penerapan New Normal di tengah masyarakat yang bertingkah miris dalam menyikapi wabah Covid-19 belakangan ini, berikut petikan wawancara virtual Mediadelegasi  dengan Dr Ir H Riadil Akhir Lubis MSi, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara, kemarin di Medan.

Bagaimana anda mengamati dan mengevaluasi tingkat kedisiplinan masyarakat di tengah pandemi Covid-19 sehingga mampu untuk menyahuti program New Normal yang tengah digagas?

Terkhusus mengenai tindak lanjut program Tata Hidup Baru bagi masyarakat Pusdalops Gugus Tugas akan melaksanakan penguatan kegiatan sosialisasi. Semua mengacu kepada protokol utama yaitu protokol kesehatan. Kita sudah mengelompokkan protokol-protokol yang menjadi acuan teknis. Saat ini semua protokol yang dimaksud dalam tahap penyusunan dan diharapkan segera dapat diselesaikan dalam suatu produk hukum.

Kami memandang pengaturan di area publik dan transportasi menjadi hal yang juga memerlukan perhatian begitu juga di area institusi pendidikan dan juga pengaturan pintu masuk wilayah baik di bandara, pelabuhan dan central transportasi publik.

Terkait dengan kesiapan pemerintah Menteri Dalam Negeri menerbitkan keputusan tentang Pedoman Tatanan Normal Baru Produktif dan aman Covid-19 bagi ASN. Diharapkan dengan seluruh pengaturan ini, tingkat kedisiplinan masyarakat akan semakin baik dengan begitu program New Normal yang diharapkan dapat dilaksanakan oleh seluruh masyarakat akan memberikan hasil optimal.

Sejauhmana harapan anda dengan keberhasilan penerapan New Normal. Apakah optimis atau pesimis?

Perubahan pola hidup ini memang harus dipahami dengan seksama dan memerlukan kesadaran masyarakat secara keseluruhan dan disisi yang lain tugas dari Pemerintah adalah untuk tetap mengingatkan kepada masyarakat itu sendiri.

BACA JUGA:  Sumut Resmi Luncurkan Program Cek Kesehatan Gratis

Kami optimis program New Normal ini akan berhasil baik jika seluruh Pentaheliks (lima jalinan-red) adalah Pemerintah masyarakat dunia usaha, perguruan tinggi dan terkhusus media massa seperti yang dilaksanakan oleh Media Delegasi ini dapat bersama-sama untuk tetap konsisten menyuarakan kriteria dan hal-hal yang terkait dengan Tatanan Hidup Baru. Semoga harapan kita bencana ini dapat berakhir segera.

Bagaimana pula peranan BPBD Provinsi Sumatera Utara yang anda pimpin dalam penanganan wabah Covid-19?

Penanganan bencana harus spesifik disesuaikan dengan karakter bencana yang terjadi dalam suatu daerah. Mencermati rekam jejak dan kerentanan terhadap bencana yang terjadi tentunya kesiapan dan intimigasi bencana menjadi hal yang vital dan prioritas untuk dipersiapkan dalam segala keadaan dan waktu.

BPBD Sumut sebagai penanggungjawab dan dituntut untuk selalu bersiap dan merespon segala kemungkinan yang dapat saja terjadi di luar dugaan kita. Terkait dengan penanganan Covid-19 BPBD Sumatera Utara bersama-sama dengan Asops Kodam I/BB dan Karoops Poldasu bertindak sebagai pusat pengendalian operasional dan pelaksanaan operasionalnya dilakukan berdasarkan keputusan Gubernur Sumatera Utara.

Apa saja yang telah dilakukan dalam penanggulangan wabah Covid-19 di daerah ini, dan kendala yang dihadapi?

Pusat Pengendalian Operasional (Pusdalops) Gugus Tugas Sumut telah melaksanakan berbagai kegiatan dan strategi prefentif untuk menekan perkembangan Covid-19 antara lain dalam rangka menjelang Idul Fitri yaitu: Mendukung kebijakan pemerintah pusat Forkopimda Sumut juga melaksanakan sosialisasi tidak mudik lebaran, di rumah saja, physical distancing, sosial distancing dengan mengacu kepada protokol kesehatan.

Kemudian, optimalisasi pos bersama dan cek point. Penyiapan alat bahan protokol kesehatan, seperti, masker, hand sanitisier, penyiapan karantina sementara di Kabupaten Batubara, Kota Tanjung Balai, Asahan dan Kota Medan terutama dalam kaitannya dengan kedatangan TKI dari luar negeri.

BACA JUGA:  Penahanan Kadis Pariwisata Sumut Tak Ada Unsur Politik

Penyiapan posko-posko dan alat berat di titik-tiitik rawan longsor guna memastikan kelancaran arus lalu lintas dengan penerapan protokol kesehatan juga pemantauan untuk ketersediaan kecukupan bahan pangan bagi masyarakat.

Selanjutnya untuk kegiatan pencegahan, juga dilakukan kegiatan screening di bandara sosialisasi Covid-19, belajar dari rumah, stay at home, melakukan edukasi dan penertiban, menutup industri, tempat wisata dan pusat-pusat keramaian. Pusdalops juga tetap melaksanakan penanganan kepulangan TKI tetap berpegang kepada protokol kesehatan.

Bagaimana program dan langkah ke depan khususnya dalam persiapan merespon dan melaksanakan program Presiden RI dengan istilah New Normal?

Terkait dengan program Presiden untuk New Normal, kita tetap mengacu kepada kebijakan nasional. Sampai dengan saat ini, pemerintah pusat telah menetapkan 15 Kabupaten Kota yang masuk ke dalam rekomendasi Zona Hijau telah diberikan kewenangan untuk melaksanakan kegiatan masyarakat produktif dan masyarakat aman Covid -19.

Ke-15 kota tersebut merupakan bagian dari 102 Kabupaten Kota di Indonesia sebagai Zona Hijau dan aman yang merupakan rekomendasi dari tim pakar melalui berbagai pendekatan yang dipakai berdasarkan kriteria, epidemologi, survey lands kesehatan masyarakat dan pelayanan kesehatan sesuai rekomendasi WHO.

Adapun 15 Kabupaten Kota tersebut adalah: Batubara, Humbahas, Labusel, Madina, Nias, Nias Barat, Nias Selatan, Nias Utara, Tapanuli Tengah, Kota Gunung Sitoli, Kota Sibolga, Padang Lawas, Paluta, Pakpak Bharat dan Samosir.

Gugus Tugas Provinsi juga melakukan perhitungan untuk wilayah-wilayah yang masuk dalam Wilayah Kuning yaitu wilayah yang dengan indikator jumlah korban Covid 1-5 jiwa. Wilayah tersebut terdapat di 14 Kab/Kota yaitu Asahan, Dairi, Karo, Labuhan Batu. Langkat, Serdang Bedagai, Tapsel, Taput, Toba, Kota Binjai, Kota Padangsidimpuan, Labura, Kota Tanjung Balai dan Kota Tebing Tinggi. Sedangkan yang sampai dengan saat ini yang masuk ke dalam Zona Merah adalah wilayah-wilayah yang korban Covidnya lebih dari 5 orang yaitu Kota Medan, Deli Serdang, Simalungun dan Kota Pematang Siantar. *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik
Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik
5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan
Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan
Oknum Polisi Nekat Tabrak Mobil Warga di Medan, Diduga Dipicu Cemburu Asmara
Berhasil Diburu Sejak Sebulan Lebih, Begal yang Masuk DPO Akhirnya Ditangkap di Minimarket
Usai Penjelasan Pemko, Anggaran Air Mineral Rp1,1 Miliar Masih Diperdebatkan
Program Revitalisasi Sekolah di Medan Disorot, LP3 Siap Laporkan ke Kejati Sumut
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 11:04 WIB

Nobar di Kesawan, Kursi untuk Wali Kota, Aspal untuk Warga Jadi Sorotan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:55 WIB

Farid Wajdi: Wakil Rakyat Tak Boleh Antikritik, Demokrasi Hidup dari Pengawasan Publik

Senin, 29 Juni 2026 - 10:43 WIB

5 Zodiak Paling Hoki 29 Juni 2026: Karier Melesat, Keuangan Makin Menggembirakan

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:47 WIB

Anggota DPR RI Turun Tangan Atasi Polemik Universitas Darma Agung: LLDIKTI Jangan Tunduk ke Yayasan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:04 WIB

Oknum Polisi Nekat Tabrak Mobil Warga di Medan, Diduga Dipicu Cemburu Asmara

Berita Terbaru