KPK Gelar 11 OTT Sepanjang 2025, Sasar Sektor Vital dan Pulihkan Aset Negara Triliunan Rupiah

Senin, 22 Desember 2025 - 15:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konferensi Pers Kinerja Akhir Tahun KPK 2025 di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (22/12/2025). Foto: Ist.

Konferensi Pers Kinerja Akhir Tahun KPK 2025 di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (22/12/2025). Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menunjukkan komitmennya dalam memberantas korupsi di Indonesia. Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, melaporkan bahwa pihaknya telah melakukan 11 operasi tangkap tangan (OTT) sepanjang tahun 2025. Hal ini disampaikan dalam Konferensi Pers Kinerja Akhir Tahun KPK 2025 di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (22/12/2025).

“Ada 11 penangkapan para terduga pelaku tindak pidana korupsi, atau yang lazim dikenal di masyarakat sebutan OTT,” ujar Fitroh Rohcahyanto.

Fitroh menambahkan bahwa operasi senyap tersebut menyasar sejumlah sektor yang dekat dengan hajat hidup masyarakat, seperti kesehatan, pekerjaan umum, hingga jual beli jabatan. Hal ini menunjukkan bahwa KPK tidak pandang bulu dalam memberantas korupsi, dan fokus pada sektor-sektor yang rentan terhadap praktik korupsi.

Menurutnya, keberhasilan KPK dalam melakukan OTT tidak terlepas dari peran serta masyarakat dalam memerangi tindak pidana korupsi. Masyarakat semakin berani melaporkan dugaan tindak pidana korupsi kepada KPK, yang kemudian menjadi sumber informasi penting bagi KPK untuk melakukan penyelidikan.

BACA JUGA:  Nakhoda Baru Birokrasi Fiskal, Robert Leonard Marbun Sekjen

“Banyak kasus berawal dari keberanian masyarakat dalam melapor, dan itu menjadi sumber energi bagi KPK,” tuturnya.

Sepanjang tahun ini, lanjut Fitroh, pihaknya juga telah menetapkan 118 orang sebagai tersangka serta memproses ratusan perkara hingga memulihkan aset negara senilai lebih dari Rp1 triliun. Jumlah tersangka yang ditetapkan oleh KPK pada tahun 2025 menunjukkan keseriusan KPK dalam menindak para pelaku korupsi.

“Memulihkan aset negara mencapai Rp1,53 triliun, angka tersebut menjadi angka tertinggi di lima tahun terakhir ini,” kata dia. Keberhasilan KPK dalam memulihkan aset negara ini menunjukkan bahwa korupsi tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga dapat merusak moral dan etika bangsa.

BACA JUGA:  KPK Tetapkan Pedoman Internal Atasi Korupsi di BUMN Pasca UU Baru

KPK berharap, dengan kinerja yang semakin baik, kepercayaan masyarakat terhadap lembaga antirasuah ini akan semakin meningkat. KPK juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berperan aktif dalam memberantas korupsi di Indonesia.

Pemberantasan korupsi adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan dukungan dari seluruh masyarakat, KPK yakin dapat mewujudkan Indonesia yang bersih dan bebas dari korupsi.

KPK akan terus bekerja keras dan profesional dalam memberantas korupsi, tanpa pandang bulu dan tanpa tebang pilih. KPK akan terus meningkatkan sinergi dengan lembaga penegak hukum lainnya, serta melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat dalam upaya pemberantasan korupsi. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OTT KPK di Sumut: Bupati Langkat Syah Afandin Ditangkap, Uang Ratusan Juta Diduga Biaya Proyek
Kasus Korupsi MBG Meluas: Kolonel TNI Aktif Terlibat, Pengadaan Sepeda Motor Diduga Sarat Penyimpangan
Kejagung Ajukan Banding Vonis 10 Tahun Nadiem Makarim, Dinilai Terlalu Ringan untuk Rugikan Negara Rp809 Miliar
KPK Buka Peluang Panggil Menteri Kehutanan, Dugaan Korupsi Pelepasan Hutan Potong Penghasilan Petani Kuansing
Kasus Korupsi Makan Bergizi Gratis: Brigjen Polisi Aktif Ditetapkan Tersangka, Diduga Ciptakan Perusahaan untuk Keuntungan Pribadi
Pesawat AMA PK-RCY Dibakar di Yahukimo, Pilot Kapten Mark Dilaporkan Tewas
Sidang Perdana Dokter Tifa: Dikawal 25 Pengacara, Brimob Dikerahkan, Publik Pertanyakan Keadilan
Mahkamah Konstitusi Tegaskan Pilkada Tetap Dilakukan Secara Langsung oleh Rakyat
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:32 WIB

OTT KPK di Sumut: Bupati Langkat Syah Afandin Ditangkap, Uang Ratusan Juta Diduga Biaya Proyek

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:19 WIB

Kejagung Ajukan Banding Vonis 10 Tahun Nadiem Makarim, Dinilai Terlalu Ringan untuk Rugikan Negara Rp809 Miliar

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:37 WIB

KPK Buka Peluang Panggil Menteri Kehutanan, Dugaan Korupsi Pelepasan Hutan Potong Penghasilan Petani Kuansing

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:29 WIB

Kasus Korupsi Makan Bergizi Gratis: Brigjen Polisi Aktif Ditetapkan Tersangka, Diduga Ciptakan Perusahaan untuk Keuntungan Pribadi

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:28 WIB

Pesawat AMA PK-RCY Dibakar di Yahukimo, Pilot Kapten Mark Dilaporkan Tewas

Berita Terbaru

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK. (Foto:Ist)

Jakarta

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Jumat, 3 Jul 2026 - 09:17 WIB