KRI Sriwijaya-100 Resmi Jadi Kapal Induk Pertama Indonesia, Bergabung di TNI AL

Kamis, 24 September 2026 - 10:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana prosesi pergantian bendera dan peresmian KRI Sriwijaya-100, kapal induk pertama Indonesia, di Dermaga 107 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (24/9/2026). Eks kapal Italia Giuseppe Garibaldi kini resmi mengibarkan Merah Putih dan bergabung memperkuat armada TNI Angkatan Laut. Foto: Ist.

Suasana prosesi pergantian bendera dan peresmian KRI Sriwijaya-100, kapal induk pertama Indonesia, di Dermaga 107 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (24/9/2026). Eks kapal Italia Giuseppe Garibaldi kini resmi mengibarkan Merah Putih dan bergabung memperkuat armada TNI Angkatan Laut. Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Kapal induk ringan eks Angkatan Laut Italia, ITS Giuseppe Garibaldi, secara resmi berganti nama menjadi KRI Sriwijaya-100 dan menjadi bagian kekuatan TNI Angkatan Laut. Prosesi pergantian bendera atau reflagging dilaksanakan di Dermaga 107 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (24/9/2026).

Upacara dipimpin Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali bersama Kepala Staf Angkatan Laut Italia Laksamana Giuseppe Berutti Bergotto. Setelah bendera Merah Putih resmi dikibarkan, acara dilanjutkan dengan pemberian nama kapal serta pengukuhan Komandan KRI Sriwijaya-100 yang dipimpin langsung Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut Laksamana Pertama TNI Tunggul menyatakan momen ini menandai perubahan status sekaligus identitas kapal sebagai bagian tak terpisahkan dari armada TNI AL.

BACA JUGA:  Mabes TNI Evaluasi Kehadiran Prajurit TNI AL di Acara Kontes Kecantikan Transgender Thailand

“Kapal yang sebelumnya memperkuat Angkatan Laut Italia itu kini mengemban nama KRI Sriwijaya-100 dengan bendera Merah Putih sebagai simbol kedaulatan dan pengabdian kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Tunggul.

Perjalanan kapal menuju Indonesia menempuh waktu 25 hari dengan jarak sekitar 6.870 mil laut. Rute pelayaran melintasi Terusan Suez, Laut Merah, hingga Samudra Hindia, dengan singgahan di Mesir, Arab Saudi, dan Sri Lanka untuk kebutuhan logistik serta pengisian bahan bakar.

Kehadiran KRI Sriwijaya-100 bukan sekadar menambah jumlah kekuatan laut, melainkan memperkuat Sistem Senjata Armada Terpadu guna menjawab dinamika lingkungan strategis masa depan. Kapal ini akan difungsikan untuk Operasi Militer Selain Perang, terutama penanganan bencana alam dan misi bantuan kemanusiaan, selain tetap siap menjaga kedaulatan perairan nusantara.

BACA JUGA:  Bulan Ramadhan jadi Perekat Persaudaraan Sesama Manusia

“Kehadiran KRI Sriwijaya-100 mempertegas langkah maju TNI AL dalam memperkuat dan memodernisasi Sistem Senjata Armada Terpadu, sekaligus menunjukkan komitmen Indonesia terhadap pertahanan dan pengamanan wilayah laut Indonesia,” tegas Tunggul. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : Tagor

Editor : Alan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Hadiri Penyerahan Rp13,2 Triliun & 259.230 Hektare Hutan Satgas PKH di Kejagung
Satgas PKH Serahkan Rp13,2 Triliun & Pulihkan 259.230 Hektare Hutan ke Negara
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali, Sisa Energi Diduga Jadi Pemicu, Status Tetap Waspada
DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU, 23 Bab 313 Pasal
Imipas Dalami Dugaan Pegawai Rutan Depok Bantu Sediakan Narkoba & Perlengkapan Pesta Viral
Kepala Lapas Cibinong Wisnu Hani Putranto Diberhentikan dari ASN, 17 Pejabat Dijatuhi Sanksi
Prabowo di HUT ke-81 TNI: Utamakan Prestasi, Bukan Senioritas, Perkuat Sinergi dengan Rakyat
Prabowo Lantik 26 Anggota Wantimpres, Pratikno Jadi Ketua, Hatta Rajasa Wakil Ketua
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Prabowo Hadiri Penyerahan Rp13,2 Triliun & 259.230 Hektare Hutan Satgas PKH di Kejagung

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Satgas PKH Serahkan Rp13,2 Triliun & Pulihkan 259.230 Hektare Hutan ke Negara

Selasa, 6 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali, Sisa Energi Diduga Jadi Pemicu, Status Tetap Waspada

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:50 WIB

DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU, 23 Bab 313 Pasal

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:12 WIB

Imipas Dalami Dugaan Pegawai Rutan Depok Bantu Sediakan Narkoba & Perlengkapan Pesta Viral

Berita Terbaru

Foto: Dok. Mediadelegasi.

Kabupaten Deli Serdang

Belum Lupa Kasus Karo, Kini Dapur MBG Klambir Lima Dekat Kandang Ayam

Selasa, 6 Okt 2026 - 16:08 WIB