Krisis Politik Nepal Memanas, PM Oli Mengundurkan Diri di Tengah Gelombang Protes Gen Z

Selasa, 9 September 2025 - 17:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perdana Menteri Nepal KP Sharma Oli mengundurkan diri, Selasa (9/9/2025). (Foto : Ist.)

Perdana Menteri Nepal KP Sharma Oli mengundurkan diri, Selasa (9/9/2025). (Foto : Ist.)

Medan-Mediadelegasi : Perdana Menteri Nepal, KP Sharma Oli, secara mengejutkan mengumumkan pengunduran dirinya pada hari Selasa (9 September 2025), menyusul demonstrasi besar-besaran yang melanda negara itu sejak Senin. Keputusan ini diambil di tengah meningkatnya ketegangan politik dan sosial, yang dipicu oleh kebijakan pemerintah yang kontroversial dan kondisi ekonomi yang memburuk.

Kantor Perdana Menteri mengonfirmasi pengunduran diri Oli dalam sebuah pernyataan resmi. Oli menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk membuka jalan bagi solusi konstitusional dalam mengatasi krisis yang sedang berlangsung. “Saya percaya bahwa dengan mengundurkan diri, saya memberikan kesempatan bagi semua pihak untuk mencapai kesepakatan yang akan membawa stabilitas dan kemakmuran bagi Nepal,” ujarnya dalam konferensi pers.

Namun, pengunduran diri Oli tidak serta merta meredakan situasi. Demonstrasi anarkistis terus berlanjut sejak Selasa dini hari di Kathmandu dan kota-kota lain di Nepal. Massa yang marah melampiaskan kekecewaan mereka dengan menyerang dan merusak kediaman beberapa politisi terkemuka, termasuk rumah Oli dan mantan Perdana Menteri Sher Bahadur Deuba.

BACA JUGA:  Kathmandu Tegang, Militer Nepal Lanjutkan Perundingan dengan Demonstran Gen Z di Tengah Krisis Politik

Kantor-kantor partai politik koalisi penguasa juga menjadi sasaran amukan massa. Para demonstran menuduh pemerintah korup dan tidak becus dalam mengelola negara. Mereka juga mengecam pemblokiran platform media sosial seperti Instagram, YouTube, dan X, yang dianggap sebagai upaya untuk membungkam kebebasan berekspresi.

Gelombang protes ini didorong oleh generasi Z Nepal, yang semakin frustrasi dengan kurangnya peluang ekonomi dan korupsi yang merajalela. Mereka menggunakan media sosial untuk mengorganisir demonstrasi dan menyuarakan tuntutan mereka.

Mohan Regmi, direktur eksekutif Rumah Sakit Layanan Sipil, mengatakan bahwa dua orang tewas dalam demonstrasi hari ini dan 90 orang lainnya dirawat di rumah sakit. Dengan demikian, jumlah korban tewas dalam demonstrasi di Nepal bertambah menjadi 21 orang.

BACA JUGA:  Kathmandu Tegang, Militer Nepal Lanjutkan Perundingan dengan Demonstran Gen Z di Tengah Krisis Politik

Situasi ini semakin memperburuk krisis politik yang telah lama melanda Nepal. Pemerintah Oli telah menghadapi kritik keras atas penanganan pandemi COVID-19, serta tuduhan korupsi dan nepotisme.

Pengunduran diri Oli membuka jalan bagi pembentukan pemerintahan baru. Namun, belum jelas siapa yang akan menggantikannya dan bagaimana koalisi politik akan terbentuk.

Para analis memperingatkan bahwa Nepal menghadapi masa depan yang tidak pasti. Krisis politik dan sosial yang sedang berlangsung dapat mengancam stabilitas negara dan menghambat pembangunan ekonomi.

Masyarakat internasional mendesak semua pihak di Nepal untuk menahan diri dan mencari solusi damai untuk mengatasi krisis ini. Mereka juga menekankan pentingnya menjaga kebebasan berekspresi dan menghormati hak-hak demokrasi. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kathmandu Tegang, Militer Nepal Lanjutkan Perundingan dengan Demonstran Gen Z di Tengah Krisis Politik
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 September 2025 - 16:12 WIB

Kathmandu Tegang, Militer Nepal Lanjutkan Perundingan dengan Demonstran Gen Z di Tengah Krisis Politik

Selasa, 9 September 2025 - 17:24 WIB

Krisis Politik Nepal Memanas, PM Oli Mengundurkan Diri di Tengah Gelombang Protes Gen Z

Berita Terbaru