Kriya Ulos dan Gorga Batak Harus Mendunia

- Penulis

Selasa, 16 Februari 2021 - 13:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Dekranasda Sumut Nawal Lubis didampingi  Wakil Sri Ayu Mihari bertemu dengan perajin yang berada di kawasan Danau Toba di The Kaldera Toba Nomadic Escape, Kecamatan Sibisa, Kabupaten Toba, Senin (15/2).

Ketua Dekranasda Sumut Nawal Lubis didampingi Wakil Sri Ayu Mihari bertemu dengan perajin yang berada di kawasan Danau Toba di The Kaldera Toba Nomadic Escape, Kecamatan Sibisa, Kabupaten Toba, Senin (15/2).

Toba-Mediadelegasi: Danau Toba merupakan salah satu destinasi wisata prioritas Indonesia, selain keindahan alam yang memanjakan mata, di kawasan ini masyarakat masih menjaga keaslian khazanah budaya yang tercermin dalam produk kerajinan tangan atau kriya.

Sadar akan potensi itu, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumatera Utara (Sumut) Nawal Lubis didampingi Wakil Ketua Dekranas Sumut Sri Ayu Mihari bertemu dengan perajin yang berada di kawasan Danau Toba dan membicarakan berbagai upaya yang dapat diambil untuk menjadikan kriya ulos dan gorga Batak mendunia.

Pertemuan yang dilakukan di The Kaldera Toba Nomadic Escape di Kabupaten Toba, Senin (15/2), turut dihadiri Ketua Dekranasda Tapanuli Utara Sartika Nikson Nababan, Ketua Dekranasda Kabupaten Humbang Hasundutan Lydia Dosmar Banjarnahor, Ketua Dekranasda Kabupaten Dairi Romy Mariani Eddy Berutu dan Ketua Dekranasda Kabupaten Karo Sariati Terkelin Brahmana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dengan mengawinkan kultur tradisi dan sentuhan modern, sehingga memiliki daya pakai lebih tinggi, kain ulos dapat terus dilestarikan lintas zaman dan generasi, lewat tangan kreatif anak bangsa, ulos bisa menjadi busana dan aksesoris yang elegan dan berkelas dunia,” ujar Nawal.

BACA JUGA:  Wali Kota Medan Rico Waas Berharap Pencak Silat Mendunia

Sri Ayu Mihari menambahkan, untuk mengembangkan kriya ulos dan gorga, warga Sumut harus diajak turut bangga menggunakan hasil dari perajin daerah. Ulos dan gorga adalah produk kriya asli Sumut untuk Indonesia, yang menjadi bagian kekayaan dan dari jari diri bangsa. “Karena itu, mari kita lestarikan dan kembangkan untuk kesejahteraan bersama,” katanya.

Ketua Dekranasda Taput Sartika Nikson Nababan pada kesempatan itu memperlihatkan berbagai ragam kerajinan yang dihasilkan dari perajin yang ada di Taput, yakni Tenun Ikat yang menggunakan pewarna alam, kemudian diaplikasikan dalam bentuk outer, jaket bomber, serta jas dan kemeja dengan motif ulos ikat.

“Ulos ikat ini juga sudah dipasarkan di tingkat internasional, namun kita juga masih membutuhkan pendampingan dan promosi oleh pemerintah pusat dan provinsi untuk menggalakkan lagi ragam kerajinan yang kami hasilkan, kita juga aktif mengikuti fashion show, seperti Jakarta Fashion Week dan Indonesia Fashion Week sebagai salah satu upaya promosi,” ujarnya.

BACA JUGA:  Makna Ikatan Kekeluargaan di Balik Festival Dongzhi

Juga disampaikan, bahwa ulos ikat tersebut menggunakan pewarna alam, berasal dari tumbuhan mahoni, ketapang, dan indigo. Untuk harga ulos ikat ini dijual dengan harga mulai Rp1.000.000 hingga belasan juta rupiah, tergantung tingkat kesulitan pembuatannya, semakin sulit harganya pun semakin mahal.

Ketua Dekranasda Kabupaten Humbang Hasundutan Lydia Dosmar Banjarnahor, juga memperkenalkan Kain Humbang Shibori yang dibuat dengan teknik jumputan menggunakan pewarna alam. Serta kain Humbang Ecoprint dan Batik Humbang yang bahan pewarnaannya menggunakan dedaunan yang ada di sekitar Danau Toba.

“Ini sudah dijual hingga ke luar negeri sampai Kanada, permintaan paling banyak ke Jakarta. Kita mulai dari tahun 2016 untuk melakukan pelatihan kursus shibori,” tambahnya.D|Med-Gus

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tahun Kuda Api 2026: Ini Daftar Shio yang Diprediksi Paling Beruntung
Pemprov Sumut Tegaskan 5 Komitmen Lestarikan Budaya Melayu, Siap Jadi Bagian Diplomasi Budaya Nasional
Kajati Sumut Dr. Harli Siregar Dinobatkan Sebagai Warga Kehormatan Melayu Medan
Ramalan Zodiak Besok, 19 April 2025: Taurus, Gemini, Libra, Leo
Dihadiri Ibu Negara, Ny Kahiyang Ayu Hadiri Puncak Peringatan HKG dan Jambore Nasional PKK
Rotua Wendeilyna Simarmata Menyorot Makna Pemberian Ulos
Pengurus KMDT Provinsi Bali Resmi Dikukuhkan
KMDT: Aksi Bersih-Bersih Jelang Aquabike 2023 Libatkan Ribuan Pelajar

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:17 WIB

Tahun Kuda Api 2026: Ini Daftar Shio yang Diprediksi Paling Beruntung

Senin, 17 November 2025 - 17:32 WIB

Pemprov Sumut Tegaskan 5 Komitmen Lestarikan Budaya Melayu, Siap Jadi Bagian Diplomasi Budaya Nasional

Sabtu, 8 November 2025 - 16:55 WIB

Kajati Sumut Dr. Harli Siregar Dinobatkan Sebagai Warga Kehormatan Melayu Medan

Jumat, 18 April 2025 - 22:57 WIB

Ramalan Zodiak Besok, 19 April 2025: Taurus, Gemini, Libra, Leo

Sabtu, 18 Mei 2024 - 13:35 WIB

Dihadiri Ibu Negara, Ny Kahiyang Ayu Hadiri Puncak Peringatan HKG dan Jambore Nasional PKK

Berita Terbaru