Lamborghini Lawan Arus, Hidupkan Kembali Mesin Pembakaran Murni di Temerario Super Trofeo

Lamborghini menegaskan jati dirinya dengan mobil balap yang tanpa hybrid. Foto: Ist.

Medan-Mediadelegasi: Di tengah gempuran teknologi hybrid dan listrik yang merajalela di industri otomotif, Lamborghini justru mengambil langkah berani dengan menghidupkan kembali semangat mesin pembakaran murni (ICE) yang menjadi ciri khas mereka.

Melalui Temerario Super Trofeo, Lamborghini ingin membuktikan bahwa performa sejati tidak selalu membutuhkan bantuan motor listrik atau sistem hybrid yang kompleks.

Model ini dikembangkan dari versi jalan raya Temerario, namun seluruh sistem hybridnya ditanggalkan untuk menciptakan mobil balap murni.

Mesin V8 twin-turbo menjadi sumber tenaganya, dikombinasikan dengan sistem penggerak roda belakang (RWD) yang memberikan sensasi balap klasik khas Lamborghini.

Keputusan ini diambil untuk menghadirkan pengalaman mengemudi yang benar-benar orisinal, di mana kontrol penuh berada di tangan pembalap.

Lamborghini menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar nostalgia, melainkan bentuk penghormatan terhadap filosofi balap sejati.

Temerario Super Trofeo sendiri dirancang khusus untuk ajang Lamborghini Super Trofeo Series, arena balap satu-merek yang terkenal menonjolkan kemampuan mekanis dan keterampilan pengemudi tanpa campur tangan sistem elektronik yang berlebihan.

Dengan desain ekstrem, bobot ringan, serta suara raungan mesin yang menjadi ciri khas mobil Italia, Temerario Super Trofeo hadir sebagai simbol keberanian Lamborghini melawan arus zaman.

Di saat banyak kompetitor memilih teknologi ramah lingkungan, Lamborghini tetap teguh mempertahankan identitasnya sebagai pembuat mobil dengan jiwa performa murni yang tak tergantikan.

Jantung dari mobil ini adalah mesin V8 twin-turbo yang diklaim mampu memproduksi hingga 641 tenaga kuda.

Pos terkait