Toba-Mediadelegasi: Sebanyak 16 kontainer berisi logistik tim peserta yang akan mengikuti Kejuaraan Dunia Powerboat F1H2O di Danau Toba pada 24-26 Februari 2023 sudah tiba di Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara.
“Sebanyak 16 kontainer logistik peserta F1H2O sudah tiba di Balige,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Kadis Kominfo Kabupaten Toba Sesmon Butar-butar saat dihubungi mediadelegasi.id, melalui sambungan telepon dari Medan, Rabu (15/2).
Kontainer berisi perahu super cepat peserta dari 11 negara itu diberangkatkan secara bertahap ke lokasi venue balapan di Balige dari Pelabuhan Belawan Medan sejak Minggu (12/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Proses perjalanan 16 unit kontainer menuju Balige mendapat pengawalan dari sejumlah personel Polri dan petugas dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub.
Mengenai kedatangan para peserta yang akan tampil dalam event seri perdana F1H20 di Danau Toba, Sesmon mengatakan seluruh peserta dijadwalkan sudah tiba di Balige pada 20 Februari 2023.
“Untuk jadwal kedatangan peserta, direncanakan seluruhnya sudah tiba di Balige tanggal 20 Februari,” tambahnya.
Sebelumnya, Direktur Marketing and Consumer Experience InJourney Maya Watono, mengungkapkan terdapat tiga viewing point atau titik lokasi untuk menyaksikan gelaran F1 Powerboat Lake Toba.
Untuk viewing points pertama di Lapangan Sisingamangaraja di Kawasan Pelabuhan Mulia Raja Napitupulu, yakni disediakan 2.000 tempat duduk yang dibagi menjadi tiga tribun, yakni Grand stand A, grand stand B, dan grand stand C.
“Di lapangan Sisingamangaraja di Kawasan Pelabuhan Mulia Raja Napitupulu, itulah sirkuitnya karena ini sirkuit di air, sehingga sirkuitnya akan mengitari area yang di titik-titik kuning itu dan lapangan Sisingamangaraja itu dimana kita membangun tribun untuk penonton,” paparnya.
Viewing points kedua terletak di kawasan Bukit Pahoda yang ditargetkan bisa menampung 1.500 penonton.
Maya menyebut pemandangan di bukit tersebut sangat bagus dan bisa melihat keseluruhan ajang balap F1 Powerboat.
Selain itu, viewing points di Bukit Pahoda mengusung konsep piknik, karena pihaknya tidak menyediakan tempat duduk dan tribun.
“Memang ini konsepnya piknik, tapi bisa melihat race dari bukit Pahoda Danau Toba. Jadi Kami tidak menyediakan seat atau tribun, melainkan area terbuka yang dilengkapi sarana bagi pedagang kuliner dan aneka produk UMKM,” tambahnya. D|Red-04












