Maruli Siahaan Edukasi Masyarakat Cegah Politik Uang

Rabu, 28 Juni 2023 - 22:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Spanduk bertuliskan Sahabat Maruli Siahaan atau

Spanduk bertuliskan Sahabat Maruli Siahaan atau "SMS" dipajang oleh salah satu kelompok masyarakat di Medan, baru-baru ini. Foto: MC

Medan-Mediadelegasi: Tokoh masyarakat Sumatera Utara (Sumut) Kombes Pol (purn) Maruli Siahaan berkomitmen mengedukasi masyarakat untuk bersama-sama mencegah politik uang dalam pemilihan umum (Pemilu) tahun 2024.

“Politik uang dalam pemilu wajib dicegah. Sebagai manusia, kita jangan tergiur dengan politik uang, sebab akan merendahkan harga diri juga pasti mendustai Tuhan,” kata bakal caleg DPR RI dari daerah pemilihan Sumut I ini kepada pers, di Medan, Rabu (28/6).

Ditambahkannya, transaksi politik uang dalam pemilu selain mencederai kualitas kehidupan demokrasi, juga mengakibatkan pejabat publik yang terpilih rentan berperilaku koruptif.

Maruli mengatakan, dirinya menjelang Pemilu 2024 dalam berbagai kesempatan bertemu berbagai kelompok masyarakat selalu mengusung jargon antipolitik uang.

BACA JUGA:  Anggota DPR RI Maruli Siahaan Silaturahmi Lebaran dengan Pemimpin Sumut

Kegiatan tersebut dimaksudkan untuk memberikan pendidikan politik terhadap pemilih serta menyampaikan pemahaman terkait bahaya politik uang pada pemilu, termasuk pemilu legislatif.

Menurut dia, sudah banyak contoh mereka yang terpilih pada pemilu dengan praktik politik uang akan melakukan tindak pidana korupsi.

Karena itu, Maruli mengajak semua pihak dapat berperan serta meminimalisasi, bahkan meniadakan transaksi politik uang dalam penyelenggaraan pemilu.

“Pemilu tidak bakal menghasilkan wakil rakyat dan pemimpin yang berintegritas bila dalam prosesnya diwarnai praktik suap,” ujar Bacaleg DPR RI dari daerah pemilih Sumut I yang meliputi Kota Medan, Tebing Tinggi, Kabupaten Deli Serdan dan Serdang Bedagai itu.

Melalui edukasi ini, ia berharap sedikit banyak akan ada perubahan cara pandang dalam menyikapi budaya politik uang, sehingga dapat terbangun kesadaran masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam proses pemilu yang jujur, adil dan transparan.

BACA JUGA:  Punguan Raja Turnip Boruna Bantu Yenny Boru Turnip

Dengan demikian, kata dia, pemimpin maupun wakil rakyat yang terpilih nantinya adalah sosok berkualitas, berintegritas sehingga dapat membawa daerah yang dipimpin atau yang diwakilinya bisa lebih maju tanpa politik uang. D|Red-04

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Dua Kepala Lingkungan di Medan Ditangkap Terkait Narkoba, Satu Bawa 600 Butir Ekstasi
Inspektorat Kota Medan Bungkus Rapi Temuan BPK
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Rabu, 16 September 2026 - 16:11 WIB

Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!

Selasa, 15 September 2026 - 14:31 WIB

BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal

Berita Terbaru