MBG Sasar 20 Juta Penerima Sebelum 17 Agustus 2025, Ciptakan 100.000 Lapangan Kerja Baru

Senin, 4 Agustus 2025 - 13:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto menargetkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan menjangkau 20 juta penerima manfaat sebelum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 pada 17 Agustus 2025. (Foto : Ist.)

Presiden Prabowo Subianto menargetkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan menjangkau 20 juta penerima manfaat sebelum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 pada 17 Agustus 2025. (Foto : Ist.)

Jakarta-Mediadelegasi : Presiden Prabowo Subianto menargetkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan menjangkau 20 juta penerima manfaat sebelum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 pada 17 Agustus 2025. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Budi Gunawan, dalam keterangan persnya pada Senin (4/8/2025).

Program MBG, menurut Budi Gunawan, merupakan strategi pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia sejak usia dini. Dengan memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan gizi yang cukup, diharapkan akan tercipta generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, dan produktif. “Bila anak-anak kita sehat dan cerdas, masa depan bangsa akan lebih terjamin,” tegasnya.

Target 20 juta penerima manfaat sebelum 17 Agustus hanyalah sebagian dari ambisi besar Presiden Prabowo. Pemerintah juga menargetkan program MBG akan menjangkau 82,9 juta penerima manfaat hingga akhir tahun 2025. Angka ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk mengatasi masalah gizi buruk di Indonesia secara menyeluruh.

Selain dampak positif bagi kesehatan dan gizi masyarakat, program MBG juga dirancang untuk memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Presiden Prabowo menargetkan program ini akan mampu menciptakan lebih dari 100.000 lapangan kerja baru. Lebih lanjut, program ini juga akan melibatkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), petani, nelayan, dan koperasi lokal dalam ekosistem pelaksanaannya.

BACA JUGA:  Rencana Transformasi BUMN, Kementerian BUMN Akan Bertransformasi Menjadi Badan Penyelenggara

Hingga akhir Juli 2025, program MBG telah berhasil menjangkau 7.374.135 penerima manfaat melalui 2.375 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur bergizi. SPPG ini tersebar di berbagai wilayah di Indonesia dan menyasar berbagai kelompok rentan, seperti anak sekolah, balita, ibu hamil dan menyusui, serta santri di pesantren dan sekolah keagamaan.

Program MBG hadir sebagai respons langsung terhadap tingginya angka malnutrisi di Indonesia. Data tahun 2022 menunjukkan bahwa 32% anak Indonesia mengalami anemia, 41% tidak sarapan, dan 58% memiliki pola makan yang tidak sehat. Angka-angka ini sangat mengkhawatirkan dan menjadi perhatian serius bagi pemerintah.

MBG dirancang untuk mengatasi berbagai bentuk malnutrisi, mulai dari kekurangan gizi, kelebihan gizi, hingga kekurangan zat gizi mikro. Program ini diharapkan dapat memperbaiki pola makan masyarakat, terutama di kalangan kelompok rentan yang paling membutuhkan asupan gizi yang baik.

BACA JUGA:  Rahasia Sukses Lolos CPNS 2025: Strategi dan Tips untuk Meningkatkan Peluangmu

Selain manfaat kesehatan, program MBG juga memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat. Dengan mengurangi beban pengeluaran rumah tangga untuk makanan bergizi, program ini turut berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan keluarga. Pembelian bahan pangan langsung dari produsen rakyat juga diharapkan dapat menstabilkan harga pangan di pasaran.

“Ini adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam memastikan tidak ada anak Indonesia yang tertinggal karena kelaparan atau gizi buruk,” ungkap Budi Gunawan. Pernyataan ini menegaskan komitmen pemerintah untuk mewujudkan Indonesia yang lebih sehat dan sejahtera bagi seluruh rakyatnya.

Program MBG merupakan salah satu program prioritas pemerintah dalam upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045. Dengan target yang ambisius dan komitmen yang kuat, diharapkan program ini dapat memberikan dampak yang signifikan bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur
Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara
Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK
Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:15 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:19 WIB

Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:17 WIB

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Berita Terbaru