Memperkenalkan MR-IAT untuk Penanganan Covid-19

- Penulis

Senin, 17 Januari 2022 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: D|Ist

Foto: D|Ist

MR-IAT telah berhasil dibangun dan diuji yang dilengkapi dengan kemampuan tracking, lokalisasi, deteksi wajah pasien, deteksi pengguna masker, deteksi obstacle, pengukuran bio signal (berupa heart rate dan suhu tubuh, estimated blood pressure), UV disinfection, dan otomasilaci. Karya anak bangsa ini ‘dipersembahkan’ sosok akademisi muda sekaliber Arjon Turnip, Putra kelahiran Samosir, Sumatera Utara.

SEIRING dengan semakin meningkatnya kasus terpapar Covid-19 di dunia, keterbatasan alat pelindung diri (APD) untuk petugas kesehatan dan pendamping pasien semakin banyak dibicarakan.

APD tidak hanya dibutuhkan oleh petugas yang berinteraksi langsung dengan pasien tetapi oleh petugas pada setiap pelayanan medis terhadap orang tanpagejala.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Covid-19 masih akan bertahan berapa lama, sehingga pengemban teknologi masih diperlukan. Sebagai salah satu langkah penanggulangan keterbatasan APD, pada penelitian ini sistem robot cerdas tanpa operator untuk membantu pelayanan medis dibangun.

Sistem robotic dilengkapi dengan akuisisi data, pemrosesan sinyal dan gambar, sistem vision, pemetaan, lokalisasi dan intelligence control. Teknologi yang dihasilkan dari integrasi tersebut kemudian diberinama Medical Robot-Controlled Intelligent Assistive Technology (MR-IAT) Covid-19.

BACA JUGA:  Arjon Turnip Perkenalkan Alat Pendeteksi Dini Serangan Jantung Pada Erick Thohir

MR-IAT telah berhasil dibangun dan diuji yang dilengkapi dengan kemampuan tracking, lokalisasi, deteksi wajah pasien, deteksi pengguna masker, deteksi obstacle, pengukuranbio signal (berupa heart rate dan suhutubuh, estimated blood pressure), UV disinfection, dan otomasilaci. Overall the MR-IAT were successfully tested and simulated by delivering food to three different room sequentially with accuracy above 95%.

Sistem Robot Cerdas

Penyakit virus corona (Covid-19) adalah penyakit menular dengan kemampuan penyebaran yang sangat cepat dan massif.

Berbagai upaya untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 telah dilakukan seperti pembatasan sosial, menjaga jarak, mencuci tangan, memakai masker, dan bahkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Peningkatan jumlah pasien menyebabkan peningkatan kebutuhan akan alat pelindung diri (APD) di setiap pelayanan medis menjadi tidak terhindarkan. Keterbatasan ketersediaan APD tentu akan bedampak langsung terhadap kualitas pelayanan kesehatan seperti kekhawatiran masyarakat untuk datang ke rumah sakit, ketakutan petugas untuk menangani pasien, bahkan kesulitan dalam membedakan antara non dan pasien Covid-19.

BACA JUGA:  Apakah Tetap Sistem Pemilu Proporsional Terbuka ?

Tanpa penangaanan yang serius, kondisi saat ini dapat berdampak pelayanan medis yang tidak terkontrol.

Sebagai salah satu langkah penanggulangan keterbatasan APD, pada penelitian ini sistem robot cerdas [2-4] tanpa operator untuk membantu pelayanan medis dibangun. Sistem robotic dilengkapi dengan akuisisi data, pemrosesan sinyal dan gambar, sistem vision, pemetaan, lokalisasi, dan intelligence control.

Informasi tentang lingkungan sekitar disimpan dalam assistive intelligence memory sebagai bagian dari proses pembelajaran untuk meningkatkan mobilitas dan fleksibilitas robot dan memungkinkannya digunakan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan sekitarnya.

Teknologi yang dihasilkan dari integrasi tersebut kemudian diberinama Medical Robot-Controlled Intelligent Assistive Technology (MR-IAT) yang berarti alat bantu yang dikendalikan secara otomatis dan autodrive dengan menggunakan informasi dari pengguna dan lingkungan sekitarnya.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Samosir 22 Tahun: Sudah Berjalan, Belum Melompat
Verifikasi Kemiskinan, Menghapus Dosa Tunggakan BPJS
Timnas Indonesia Tertinggal 3-0, Ini sosok Pelatih Timnas Indonesia.
Ramainya Pemberitaan Bakal Calon Bupati Bekasi, Direspon Salah satu Tokoh Bekasi, H Deddy Rohendi SH, MH, CTA, menjelang Pilkada 2024-2029 Di Kabupaten Bekasi
Pergub Riau Ciderai Hak Wartawan Dan Perusahaan Pers
Menunggu Komitmen Tegas Pemerintah Jalankan Moratorium Eksploitasi Hutan Danau Toba
Program Ziarah Spiritual Selaras dengan Dokumen Abu Dhabi
Menjaga Agar Kemarahan Rakyat tak Meledak

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 10:11 WIB

Samosir 22 Tahun: Sudah Berjalan, Belum Melompat

Senin, 24 November 2025 - 22:31 WIB

Verifikasi Kemiskinan, Menghapus Dosa Tunggakan BPJS

Kamis, 20 Maret 2025 - 17:18 WIB

Timnas Indonesia Tertinggal 3-0, Ini sosok Pelatih Timnas Indonesia.

Selasa, 19 Maret 2024 - 22:39 WIB

Ramainya Pemberitaan Bakal Calon Bupati Bekasi, Direspon Salah satu Tokoh Bekasi, H Deddy Rohendi SH, MH, CTA, menjelang Pilkada 2024-2029 Di Kabupaten Bekasi

Sabtu, 13 Januari 2024 - 15:37 WIB

Pergub Riau Ciderai Hak Wartawan Dan Perusahaan Pers

Berita Terbaru