Mencengangkan ternyata ada 41 kampus yang diduga TPPO Magang Jerman

Mencengangkan ternyata ada 41 kampus yang diduga TPPO Magang Jerman|Foto Ist

Jakarta-Mediadelegasi: Sebanyak 33 kampus sebelumnya diduga terlibat dalam Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan modus ferienjob (magang) ke Jerman. Belakangan, Medcom.id mendapat informasi, bahwa ternyata ada 41 kampus yang mengirim mahasiswanya.Dirjen Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Diktiristek) Kemendikbudristek, Abdul Haris, mengaku masih mengecek kebenaran 41 kampus yang terlibat.

“Izin, kami mesti cek,” ujar Haris kepada Medcom.id, Jumat, 29 Maret 2024.Bareskrim Polri membongkar kasus TPPO mahasiswa ke Jerman dengan modus ferienjob. Ribuan mahasiswa bukan magang melainkan mesti bekerja tanpa adanya muatan edukasi yang seharusnya ada di dalam program magang MBKM (Merdeka Belajar Kampus Merdeka).

Kampus diketahui bekerja sama dengan PT Sinar Harapan Bangsa (SHB) dan CV-Gen sebagai penyalur. Dalam kerja sama itu, disebutkan ferienjob masuk ke dalam program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) serta dapat dikonversikan ke dalam 20 SKS.Belakangan, Direktorat Jenderal Bina Penempatan dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Kemenaker mengungkap PT SHB tidak terdaftar sebagai P3MI (Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia). Artinya, perusahaan tidak dapat melakukan perekrutan dan pengiriman pekerja migran Indonesia ke luar negeri untuk bekerja dan magang.
Salah satu kampus yang turut mengirimkan mahasiswanya ikut ferienjob ke Jerman adalah Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Humas UNJ, Syaifudin, mengatakan pihaknya adalah korban dari penyelenggaraan non-prosedural oleh PT SHB dan CV-Gen.

Syaifudin menegaskan tidak ada niatan sedikit pun UNJ melakukan pelanggaran hukum. Apalagi, melakukan TPPO untuk mahasiswanya.D|Red