Mendagri Salurkan Bantuan Presiden Untuk Aceh Tamiang

- Penulis

Jumat, 23 Januari 2026 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam penyaluran alat pembersih lumpur di Aceh Taming, Aceh, Jumat (23/1/2026). (Foto:Ist)

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam penyaluran alat pembersih lumpur di Aceh Taming, Aceh, Jumat (23/1/2026). (Foto:Ist)

Aceh-Mediadelegasi: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Aceh Tamiang untuk meninjau langsung kondisi daerah yang terdampak parah oleh bencana banjir dan lumpur, dan mendagri salurkan bantuan alat pembersihan lumpur kiriman Presiden Prabowo Subianto yang ditujukan bagi Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang guna mendukung pemulihan aktivitas masyarakat.

Baca juga : https://mediadelegasi.id/mualem-perpanjang-status-darurat-aceh-hingga-januari/

Bantuan utama yang diserahkan berupa sembilan unit skid loader atau alat berat pembersih lumpur dengan spesifikasi khusus yang disesuaikan dengan kondisi pemukiman warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tito menjelaskan bahwa sembilan unit alat berat tersebut merupakan kelas mini yang sengaja dipilih agar mampu menjangkau area sempit seperti gang-gang kecil maupun bagian dalam rumah warga.

Mendagri Salurkan Alat Pembersih Lumpur Dari  Presiden ke Wilayah Tamiang

Penggunaan alat berat ukuran kecil ini sangat krusial, mengingat penggunaan alat berat berukuran besar justru dikhawatirkan dapat merusak struktur bangunan rumah yang sudah rapuh akibat terjangan banjir.

BACA JUGA:  Dua Menteri Tinjau Layanan PBG di Medan, Bobby Nasution Kawal Program Perumahan Prabowo di Sumut

Selain alat berat, Mendagri juga menyerahkan perlengkapan pendukung lainnya secara simbolis, di antaranya 5.000 pasang sepatu boots yang diperlukan petugas dan relawan di lapangan.

Pemerintah juga menyediakan 3.000 unit gerobak dorong atau lori, serta masing-masing 1.000 buah sekop dan cangkul untuk mempermudah evakuasi sisa-sisa material lumpur yang mengeras.

Dalam arahannya, Tito menganalogikan perlengkapan tersebut sebagai “senjata peperangan” bagi masyarakat dan pemerintah daerah untuk melawan timbunan lumpur yang menghambat mobilitas.

Seluruh bantuan tersebut diharapkan dapat dimaksimalkan oleh pemerintah daerah setempat untuk membersihkan fasilitas layanan publik serta rumah-rumah warga agar segera layak huni kembali.

Mendagri mengungkapkan bahwa selain Aceh Tamiang, pemerintah pusat juga tengah mengupayakan dukungan serupa bagi daerah terdampak lainnya seperti Aceh Timur, Aceh Utara, Bireuen, dan Pidie Jaya.

Sementara itu, untuk wilayah dataran tinggi seperti Gayo Lues, Bener Meriah, dan Aceh Tengah, kondisi dilaporkan relatif lebih aman dari genangan lumpur meski tetap dalam pemantauan.

BACA JUGA:  IGS Percayakan LAZNAS Syarikat Islam Salurkan Air Bersih ke Aceh Tamiang, Tiga Tangki Air Menembus Lumpur Bencana

Tito menekankan bahwa fokus penanganan di wilayah yang terkena longsor akan diarahkan pada perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan guna memulihkan konektivitas antarwilayah.

Bantuan ini menjadi sangat krusial bagi Aceh Tamiang, karena menurut pantauan Kemendagri, wilayah ini menjadi satu-satunya daerah yang roda pemerintahannya belum sepenuhnya normal akibat bencana.

Berdasarkan koordinasi melalui daring, Tito menyebutkan bahwa daerah lain di Sumatera Utara dan Sumatera Barat yang juga terdampak bencana, saat ini sudah mampu mengoperasikan dinas-dinas pelayan publik secara penuh.

Data Posko Terpadu Aceh Tamiang per 22 Januari 2026 mencatat dampak yang sangat memprihatinkan, di mana bencana ini telah merenggut nyawa 101 orang dan menyebabkan 18 orang luka-luka di 12 kecamatan.

Bencana hidrometeorologi ini juga mengakibatkan 5.901 jiwa terpaksa mengungsi, sementara total warga terdampak di 209 kampung mencapai angka 290.466 jiwa yang kini sangat membutuhkan percepatan pemulihan.D|Red

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

 

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seskab: Pemerintah Telah Selesaikan Pembangunan Lebih dari 1.000 Unit Rumah Pascabencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar dalam Sebulan
15 Ribu Hunian Sementara Danantara Dibangun di 3 Provinsi Sumatera, 600 Unit untuk Aceh Tamiang
Kapolri Targetkan 5 Januari 2026, Sekolah di Aceh Tamiang Kembali Dibuka Usai Banjir
Pesantren Darul Mukhlisin Bangkit dari Lumpur, BPJN Aceh Tumpuan Harapan
jelang natal, kapolri kerahkan personel bersihkan gereja yang terdampak bencana Di Sumut
IGS Percayakan LAZNAS Syarikat Islam Salurkan Air Bersih ke Aceh Tamiang, Tiga Tangki Air Menembus Lumpur Bencana
Gotong Royong Bangun MCK, Satgas Aman Nusa II Polda Aceh dan Warga Aceh Tamiang Bersinergi
Banjir Bandang Aceh Tamiang Luluhlantakkan Desa, Tani Merdeka Indonesia dan Syarikat Islam Medan Barat Turun Salurkan Bantuan

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 14:03 WIB

Mendagri Salurkan Bantuan Presiden Untuk Aceh Tamiang

Jumat, 2 Januari 2026 - 21:03 WIB

Seskab: Pemerintah Telah Selesaikan Pembangunan Lebih dari 1.000 Unit Rumah Pascabencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar dalam Sebulan

Kamis, 1 Januari 2026 - 21:33 WIB

15 Ribu Hunian Sementara Danantara Dibangun di 3 Provinsi Sumatera, 600 Unit untuk Aceh Tamiang

Rabu, 31 Desember 2025 - 14:10 WIB

Kapolri Targetkan 5 Januari 2026, Sekolah di Aceh Tamiang Kembali Dibuka Usai Banjir

Senin, 29 Desember 2025 - 22:19 WIB

Pesantren Darul Mukhlisin Bangkit dari Lumpur, BPJN Aceh Tumpuan Harapan

Berita Terbaru