Fraksi ini mengingatkan untuk pembangunan sektor kesehatan, pertanian, pendidikan, infrastruktur, pariwisata dan ekonomi kreatif membutuhkan Grand Design yang memiliki target-target yang terukur, didukung dengan kualitas tata kelola yang baik dan dapat tercapai cara Logis dengan mengoptimalkan sumber daya yang ada.
Fraksi Solidaritas menyatakan tetap konsisten mengawal turunan RPJMD tahun 2021-2026 sampai kepada teknis pelaksanaan kegiatan dilapangan, terlebih dalam pembangunan infrastruktur di dusun Martonabala Desa Manalu, Desa Parmonangan, Desa Peadungdung dan Desa Banuarea di Kecamatan Pakkat, Dusun Nambadia di Kecamatan Parlilitan, Desa Simbara di Kecamatan Tarabintang, jalan penghubung Kecamatan Parlilitan dengan Kecamatan Tarabintang, Jalan penghubung Kecamatan Parlilitan dengan Kecamatan Pakkat yang melalui Desa Pusuk II menuju Desa Sijarango, serta desa Simarigung di Kecamatan Dolok Sanggul.
Mereka mengharapkan Bupati jangan hanya menghabiskan segenap perhatiannya hanya untuk pengembangan food estate, sehingga para petani dari kecamatan lainnya terabaikan hanya karena Food Estate.
“Food Estate tidak bisa digeneralisasi untuk kesejahteraan seluruh petani di Kabupaten Humbang Hasundutan. Begitu juga di sektor kesehatan, perlu ditegaskan komitmen pemerintah untuk mewujudkan target 95% dari jumlah penduduk tercover dalam program jaminan kesehatan begitu pula dengan pengembangan pariwisata serta ekonomi kreatif jangan hanya sekadar mengikuti Trend yang ada tanpa pendampingan dan fasilitas yang berkelanjutan,” ujar Guntur Simamora.
Fraksi Golkar: Jalankan Tata Kelola
Fraksi Golkar DPRD Humbahas menekankan eksekutif dan legislatif adalah merupakan mitra kerja untuk mewujudkan Visi dan Misi Kabupaten Humbang Hasundutan. Untuk itu Fraksi Golkar, mengajak saling koordinasi dan kerjasama karena dengan kerjasama yang baik akan mendukung perwujudan percepatan pembangunan maupun dalam peningkatan ekonomi masyarakat demi mewujudkan Humbahas yang maju dan bermentalitas unggul .