Medan-Mediadelegasi: Badan Peradilan Umum (Badilum) Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia menggelar bimbingan teknis (Bimtek) guna meningkatkan kapasitas para hakim dalam penanganan tindak pidana siber.
Menurut Ketua Pengadilan Tinggi Medan Setyawan Hartono SH MH, Bimtek berlangsung 31 Agustus, berakhir Kamis (2/9), di Hotel Mutiara Berastagi itu, merupakan kesempatan yang baik dalam peningkatakan kapasitas para hakim dalam penanganan tindak pidana sibe.
Bimtek yang dibuka Dirjen Badilum MA Dr H Prim Haryadi SH MH itu dilaksanakan sesuai Prokes Covid-19 yang ketat.
Dalam sambutannya, Dirjen Badilum berharap kualitas para peserta yang terdiri dari para hakim di pengadilan negeri dan hakim tinggi dalam wilayah hukum Pengadilan Tinggi Medan dapat ditingkatkan melalui Bimtek itu.
“Pelatihan ini penting untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas hakim khususnya dalam bidang tindak pidana siber. Jadi harapan saya agar para peserta bersemangat untuk mengikuti,” ucap Dr Prim.
Dirjen juga mengingatkan para hakim agar tetap menjaga integritas dalam menjalankan tugasnya. “Jangan merusak kredibilitas karena perjalanan masih panjang. Peserta harus banyak belajar dari Ketua Pengadilan Tinggi Medan, para hakim tinggi karena mereka mempunyai kualitas terbaik,” tegasnya.
Pada bagian lain, Humas Pengadilan Tinggi Medan John Pantas Lumban Tobing SH MHum kepada wartawan, Kamis (2/9) di Medan mengatakan, kegiatan ini merupakan program Mahkamah Agung meningkatkan kualitas para hakim sesuai dengan perkembangan jaman.
“Selama ini kualitas para hakim sudah mumpuni namun dengan adanya kegiatan bimtek ini, kualitas hakim dapat semakin meningkat apalagi khususnya penanganan perkara siber yang di saat ini sedang sangat berkembang di segala aspek,” ucap John Pantas.
Mahkamah Agung, lanjutnya, selalu responsif menyikapi adanya perkembangan-perkembangan tertentu di suasana terkini khususnya perkembangan siber di Indonesia. “Atas itulah, MA berupaya mengupgrade kapasitas kualitas para hakim agar dapat selalu mengikuti perkembangan zaman,” ucapnya
Selain bimtek penanganan perkara tindak pidana siber, peserta juga diberikan arahan tentang pembinaan teknis peradilan umum. “Dirjen Badilum juga mengingatkan soal integritas dan bagaimana seorang hakim berprilaku yang baik,” jelasnya.
Bimtek menampilkan pembicara Peter Harper, ahli Cyber Crime dari Kedubes AS dan M Hasanuddin dari kalangan akademisi yang dibuka Dirjen Badilum itu, ditutup oleh Direktur Pembinaan Tenaga Teknis MA RI Lucas Prakoso SH MHum. Turut hadir diacara itu Wakil Ketua PT Medan Dr Erwin Mangatas Malau SH MH. D|Red






