Menyimak Ramalan ‘Sang Juru Kunci’ Pusuk Buhit, Bakal Ada Virus Mematikan Setelah Corona?

- Penulis

Senin, 13 Juli 2020 - 13:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sang Juru Kunci Pusuk Buhit, Limbong kepada Mediadelegasi, usai memandu doa di Sopo Guru Tatea Bulan. Foto:D|medan|nanda kr

Sang Juru Kunci Pusuk Buhit, Limbong kepada Mediadelegasi, usai memandu doa di Sopo Guru Tatea Bulan. Foto:D|medan|nanda kr

BOLEH percaya, boleh tidak. Prediksi ‘juru kunci’ Pusuk Buhit di Kecamatan Sianjurmulamula, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara menggiring pemikiran menerawang jauh ke depan mengusik pikiran logis manusia. Tapi dia bicara apa adanya saja.

“Kita lihat saja, bakal ada virus yang lebih berbahaya, demam dan langsung mati, karena tak ada penawarnya. Virus itu jauh lebih berbahaya ketimbang corona,” ketusnya usai memandu sejumlah pengunjung Sopo Tatea Bulan memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa sesuai ajaran agama dan keyakinan masing-masing.

Sepintas menyimak Sang Juru Kunci bermarga Limbong ini tampil seadanya, tidak memiliki kepentingan apapun dalam cerita dan pekerjaannya.

Bungsu dari sebelas bersaudara ini juga mengisahkan banyak cerita, yang menurutnya, dia mengetahui lebih awal sebelum sejumlah peristiwa di kawasan Danau Toba melanda.

Mulai dari peristiwa kecelakaan lalu lintas di jalur Tele-Pangururan beberapa tahun silam, tertangkapnya toke besar yang berhajat membangun villa di Pusuk Buhit, hingga tenggelamnya KM Sinar Bangun di jalur Dermaga Simanindo-Tigaras belum lama ini.

BACA JUGA:  Berkomitmen Mewujudkan Pers yang Sehat

Bagaimana virus dahsyat pascacovid-19, Limbong tidak merinci. Dia hanya berpesan agar bangsa Indonesia, khususnya Bangso Batak lebih mewaspadai dan menjaga diri agar memperhatikan pola hidup bersih dan sehat.

“Saya bukan dukun, tapi begitulah yang saya ketahui terhadap sesuatu yang bakalan terjadi. Mudah-mudahan tidak benar terjadi, itu harapan semua kita,” katanya usai menjelaskan terhadap sesuatu sejarah Bangso Batak yang dia manifestasikan dari Sopo Tatea Bulan.

Kekuatan mistis dan penguasaan sejarah dari Sopo Guru Tatea Bulan maupun Pusuk Buhit di kawasan itu sepertinya menjadi enerji bagi Limbong untuk mampu merangkai kalimat doa dengan Bahasa Batak yang sangat sulit menghafalnya.

“Mari, silakan anda-anda berdoa sesuai ajaran agama dan kepercayaan masing-masing, untuk keselamatan bangsa dari bencana apapun, kesehatan keluarga dan peraihan cita-cita, dengan hati yang tulus dan bersih,” ajaknya.

BACA JUGA:  Jelang Pemungutan Suara Pilkada 2020, Polres Samosir Gelar Razia

Limbong bukan pegawai Dinas Pariwisata atau makan gaji dari pemerintah. Dia menjalani kehidupan apa adanya, mengakui gagap berbahasa Indonesia, tapi dia merasa perlu memperhatikan dan mengawasi Sopo Guru Tatea Bulan hingga ke Pusuk Buhit, sebagai kawasan wisata yang menyimpan rangakaian sejarah serta budaya bangsa dari manusia pertama Ompu Mulajadi na Bolon di sana.

Wikipedia mencatat, Ompu Mulajadi na Bolon adalah dewa tertinggi dalam mitologi Batak. Ia menciptakan tiga tingkat dunia yaitu Banua Ginjang, Banua Tonga dan Banua Toru. Ini dilakukan dengan istrinya Manuk Patiaraja yang kemudian melahirkan tiga buah telur.

Dari tiga telur itu kemudian menetas Batara Guru, Soripada dan Mangala Bulan. Ketiga dewa ini yang kemudian menciptakan tiga tingkat dunia. “Ompu Mulajadi na Bolon, awal adanya wajah, awal adanya suara,” tersebut dalam pengantar doa yang dilantunkan Limbong. *

Satu tanggapan untuk “Menyimak Ramalan ‘Sang Juru Kunci’ Pusuk Buhit, Bakal Ada Virus Mematikan Setelah Corona?”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Punguan Sonak Malela Samosir Resmi Terbentuk, Bupati Vandiko: Harus Solid
Tragedi Siswa Gantung Diri di Simanindo, Komnas PA Samosir Ungkap Dugaan Bullying Dipicu Curhat Ekonomi di Medsos
Empat Ranperda Samosir Disodorkan Bupati Vandiko ke DPRD
Wabup Samosir Tanam Pohon di Lereng Gunung Pusuk Buhit, Perkuat Komitmen Pelestarian Alam
Peringati HPN ke-80 di Samosir, Bupati Vandiko Gultom: Pemerintah Tidak Alergi Kritik!
Calendar of Event Sumut 2026 Diluncurkan
Musrenbang RKPD Kabupaten Samosir Tahun 2027
Wakil Bupati Samosir Hadiri Partangiangan Bonataon PPTSB Cabang Samosir 2

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 17:40 WIB

Punguan Sonak Malela Samosir Resmi Terbentuk, Bupati Vandiko: Harus Solid

Kamis, 2 April 2026 - 13:59 WIB

Tragedi Siswa Gantung Diri di Simanindo, Komnas PA Samosir Ungkap Dugaan Bullying Dipicu Curhat Ekonomi di Medsos

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:37 WIB

Empat Ranperda Samosir Disodorkan Bupati Vandiko ke DPRD

Senin, 16 Februari 2026 - 23:28 WIB

Wabup Samosir Tanam Pohon di Lereng Gunung Pusuk Buhit, Perkuat Komitmen Pelestarian Alam

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:10 WIB

Peringati HPN ke-80 di Samosir, Bupati Vandiko Gultom: Pemerintah Tidak Alergi Kritik!

Berita Terbaru