Pasca Aksi Tanam Pisang, Kementerian PUPR Perbaiki Jalan Setia Budi

Sabtu, 30 Januari 2021 - 15:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANAM POHON : Dua warga terlihat menanam sebuah pohon pisang di Jalan Setiabudi Medan, Selasa (12/01/2021) siang.

TANAM POHON : Dua warga terlihat menanam sebuah pohon pisang di Jalan Setiabudi Medan, Selasa (12/01/2021) siang.

Medan-Mediadelegasi: Pasca mennguap buruknya pembangunan jalan di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), senilai Rp 20 miliar, di Jalan Setia Budi Medan, Selasa (12/01). Hingga warga melakukan protes dengan menanami pisang dan disoroti Mediadelegasi (Medel, agaknya berbuah manis.

Soalnya, Kementerian PUPR tampak malakukan perbaikan dengan menambal lubang-lubang pada pembangunan jalan yang dilaksanakan Tahun 2019 yang sebelumnya disorot berkualitas burut tersebut.

Setidaknya, Pantauan Mediadelegasi, hingga Sabtu, (30/1), tampak dilakukan pekerjaan perawatan jalan, dengan menambal lubang-lubang atau jalan yang kupak-kapik, salahsatunya lubang yang sebelumnya diprotes warga dengan ditanami pisang tersebut, terlihat ditambal.  

Beberapa pekerjaan penambalan dilakukan oleh pekerja, yang mana pada pekerjaan tersebut dipasangi garis pembatas, yang memberikan pesan agar pengendara dan pekerja terhindar dari kecelakaan lalulintas.  

BACA JUGA:  PDI Perjuangan Konsisten Pemilu Tahun 2024 tak Boleh Ditabrak

Menanggapi itu, salah seorang pengendara, R Hutasoit memandang positif terhadap pembangunan tersebut. “Memang selama ini, kita khawatir melintas di jalan Setia Budi ini, apalagi kalau malam banyaknya lubang-lubang itu, membuat rawan kecelakaan,” ungkapnya.

Dia juga berharap, agar dalam pekerjaan penambalan lubang, khususnya di jalan-jalan protokoler lainnya terus digiatkan oleh Kementerian PUPR. “Ini penting sekali, apalagi tingkat kecelakaan di Sumut terbilang tinggi,” ulasnya.

Sementara warga sekitar, Timpal Tarigan mengatakan, kalau pekerjaan pembangunan jalan Setia Budi ini sangat mengecewakan. “Bagiamana tidak mengecewakan, jalan yang dibangun tahun 2019, kondisinya sudah berlubang-lubang. Artinya kualitas pembangunan jalan tersebut terbilang buruk,” tandasnya.

Sekadar mengigatkan, saat melintasi di Jalan Setia Budi Medan, Selasa (12/01/2021) sekira pukul pukul 12.00 WIB, terlihat sejumlah warga, menanam sebatang pohon pisang untuk menutup lubang yang ada di tengah ruas jalan.

BACA JUGA:  FKG Unpri Tingkatkan Kompetensi Dosen dengan Jurnal Bereputasi

Menurut warga, penanaman pohon pisang ini sebagai bentuk protes warga, karena lubang tersebut sudah sering membuat kecelakaan, khususnya pengguna sepeda motor.

“Kami sengaja menanam pohon pisang di tengah jalan ini. Soalnya sudah beberapa orang naik kereta kecelakaan. Jangan sampai ada yang mati baru pemerintah turun memperbaikinya,” ketus warga yang tidak ingin namanya dicatut di media ini.

Dari informasi diterima Mediadelegasi, pekerjaan pemeliharaan berkala jalan yang meliputi (Jl.Setia Budi-Simpang Jl Dr Mansyur-Simpang jalan Flamboyan) dilaksanakan pihak Kementeriaan Pekerjaan Umum Provinsi Sumatera utara tahun 2019 lalu, dengan anggaran sebesar Rp20.897.250.000. D|Med-Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut
USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB
Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta
DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta
CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN
Namanya Dicatut Irhamsadani Rambe dalam Isu Seleksi KPID, KAMMI Sumut: Ketua yang Sah Hanya Hasan Basri!
BEM UMN Al-Washliyah Tagih Tindak Lanjut Bea Cukai soal Dugaan Monza Ilegal
Gelar Muswil ke III, Syamsuri Terpilih Jadi Ketua IKA UT Medan Periode 2026-2031
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Istana Maimon Jadi Saksi, 23 Paguyuban Kesukuan Pertajam Komitmen Merajut Kebhinekaan Bersama FKN Sumut

Senin, 28 September 2026 - 17:16 WIB

USU: Belum Ditemukan Indikasi Perundungan dalam Kasus Meninggalnya Mahasiswi FIB

Jumat, 25 September 2026 - 17:31 WIB

Kadis SDABMBK Khairul Azmi Dorong Drainase Lebih Optimal, 1.047 Meter U-Ditch Dibangun di Gaperta

Rabu, 23 September 2026 - 16:45 WIB

DLH Kota Medan: Pengadaan Alat Berat Rp11,4 Miliar Sesuai Aturan LKPP, Tidak Ada Pembelian Buldoser Rp479 Juta

Sabtu, 19 September 2026 - 19:11 WIB

CEGAH GANGGUAN KAMTIB, LPKA MEDAN GELAR RAZIA GABUNGAN

Berita Terbaru