Pedagang Pasar Bogor Menangis Histeris Mengadu ke Jokowi

- Penulis

Jumat, 22 April 2022 - 12:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua orang pedagang Pasar Bogor mengadu sambil menangis histeris saat Presiden Joko Widodo atau Jokowi meninjau pasar tersebut pada, Kamis (21/4/2022).(ist)

Dua orang pedagang Pasar Bogor mengadu sambil menangis histeris saat Presiden Joko Widodo atau Jokowi meninjau pasar tersebut pada, Kamis (21/4/2022).(ist)

Banten-Mediadelegasi: Dua orang pedagang Pasar Bogor mengadu sambil menangis histeris saat Presiden Joko Widodo atau Jokowi meninjau pasar tersebut pada, Kamis (21/4/2022). Momen tersebut diabadikan dalam video yang viral di media sosial.

Awalnya, Jokowi sedang memantau kondisi pasar dan melintar di jalan kawasan Jalan Bata. Tak ada yang menyangka tiba-tiba dua orang laki-laki dan perempuan berbaju merah marun teriak minta tolong kepada Jokowi.

“Pak, tolong kami pak ….” kata si perempuan sambil menangis teriak sampai perkataannya tak jelas.

Jokowi kemudian berhenti dan menenangkan dua orang tersebut.

“Tenang, tenang, tenang” kata Jokowi.

Kedua orang tersebut kemudian menceritakan apa yang sebenarnya terjadi.

Keduanya mengadu kepada Jokowi lantaran persoalan kasus hukum yang saat ini menimpa pamannya seorang pedagang buah di Jalan Bata. Keduanya menyampaikan kepada Jokowi bahwa pamannya itu ditahan polisi karena menolak pungli.

“Pak disini banyak pungli, paman saya ditahan, dia di tahan karena melawan preman menolak pungli, bapak bisa tolong kami, kami bingung, udah tiga bulan ditahannya,” katanya dalam video tersebut juga.

BACA JUGA:  Kapolda Sumut Dampingi Presiden Jokowi Resmikan 7 Pelabuhan Penyeberangan

“Kasihan pak, dia punya anak empat orang, mana mau lebaran. Saya mohon, hanya bapak (Jokowi) yang bisa bantu kami,” ujar seorang wanita sambil menangis histeris di depan Jokowi.

Presiden lalu bertanya, “Siapa namanya,” kata Jokowi.

Dua orang itu menjawab, “Namanya Ujang Sarjana, dia ditangkap polisi karena menolak pungli. Disini banyak pungli oleh preman,” ujarnya sebagaimana dikutip dari pakuanraya.com.

Kemudian Jokowi melalui Mensegneg Pramono Anung langsung mencatat aduan tersebut sembari menenangkan kedua orang yang mengadu itu menggunakan lambayan tangannya.

Dalam penelusuran, Ujang ternyata telah menjalani persidangan perdana di Pengadilan Negeri (PN) Kota Bogor, pada Kamis 7 April 2022 lalu. Ujang Sarjana didakwa atas kasus dugaan pengeroyokan.

Kuasa hukum Ujang Sarjana, Emiral Rangga Tranggono menyatakan, peristiwa yang dialami kliennya itu bermula pada 26 November 2021 sekitar pukul 02.00 WIB.

Saat itu, Ujang Sarjana didatangi sejumlah orang yang diduga preman yang memaksa para pedagang membeli air minum kemasan yang dijual orang tersebut.

Emiral bahkan mengungkap, berdasarkan kesaksian pedagang lainnya, sekelompok orang itu melakukan pemaksaan sambil membawa senjata tajam sebagaimana dikutip dari pojoksatu.id.

BACA JUGA:  Ramalan Zodiak Besok 26 Maret 2025: Scorpio, Capricorn, Virgo

Untuk menjual air minum kemasan itu, mereka selalu mengintimidasi dan mengancam para pedagang.

Hal itu ditolak Ujang Sarjana dan juga banyak pedagang lainnya yang berujung pada percekcokan mulut.

Akan tetapi Emiral menegaskan bahwa saat itu tidak terjadi pemukulan atau pengeroyokan.

Namun anehnya, dua bulan berselang, tepatnya pada 2 Desember 2021, ada laporan ke Polsek Bogor Tengah terhadap Ujang Sarjana.

Dalam laporan itu, Ujang Sarjana dituding melakukan pengeroyokan terhadap dua orang, yakni Ade Agus Susanto alias Komeng dan Ardiansyah.

Emiral menyatakan, dalam BAP, Ujang Sarjana juga sudah membantah tuduhan pengeroyokan atau pemukulan.

“Tapi kasusnya terus bergulir hingga berkas dilimpahkan ke pengadilan untuk disidangkan,” ujar Emiral.

Emiral menduga, dalam kasus ini, telah terjadi kriminalisasi terhadap Ujang Sarjana.

“Dimana korban (pemerasan dan pungli) malah dijadikan tersangka. Dan sebaliknya, tersangka seolah jadi korban,” tegas dia.

Pihaknya juga mempertanyakan sikap kepolisian yang malah menjadikan kliennya sebagai tersangka.

Padahal Ujang Sarjana pedagang buah-buahan itu adalah korban tapi malah dijadikan tersangka,” tandas Emiral. (D|Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Selidiki Tukar Valas Miliaran Rupiah Ridwan Kamil
Ridwan Kamil Hormati Keputusan Atalia Untuk Berpisah
Bareskrim Ungkap Kasus Judi Online Internasional, 20 Tersangka Diamankan dari Jakarta hingga Jatim – 112 Rekening Diblokir
Kasus Korupsi Bank BJB: KPK Sita Aset Ridwan Kamil, Diduga Terima Aliran Dana Rp 200 Miliar
Lisa Mariana Jadi Tersangka Video Porno, Polisi: Unsur Penyidikan Sudah Terpenuhi
Kasus Bank BJB Memanas, Ridwan Kamil Dipanggil KPK
Wakil walikota Bandung Akui Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi, Bantah Kena OTT
Gibran Rakabuming Raka Mengunjungi SBY di Hari Ulang Tahunnya yang ke-76

Berita Terkait

Sabtu, 31 Januari 2026 - 17:53 WIB

KPK Selidiki Tukar Valas Miliaran Rupiah Ridwan Kamil

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:43 WIB

Ridwan Kamil Hormati Keputusan Atalia Untuk Berpisah

Jumat, 2 Januari 2026 - 21:32 WIB

Bareskrim Ungkap Kasus Judi Online Internasional, 20 Tersangka Diamankan dari Jakarta hingga Jatim – 112 Rekening Diblokir

Kamis, 18 Desember 2025 - 00:20 WIB

Kasus Korupsi Bank BJB: KPK Sita Aset Ridwan Kamil, Diduga Terima Aliran Dana Rp 200 Miliar

Kamis, 4 Desember 2025 - 15:50 WIB

Lisa Mariana Jadi Tersangka Video Porno, Polisi: Unsur Penyidikan Sudah Terpenuhi

Berita Terbaru