Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN. (Foto:Ist)

Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN. (Foto:Ist)

​Jakarta – Mediadelegasi: Sejumlah investor Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mendatangi kantor pusat Badan Gizi Nasional (BGN) di Jakarta pada Senin (8/6/2026).

Kedatangan mereka bertujuan untuk menuntut kejelasan terkait operasional dapur gizi yang hingga saat ini belum juga difungsikan, padahal pembangunan fasilitas telah rampung sejak akhir tahun lalu.
​Para investor mengaku telah menyelesaikan pembangunan fasilitas dapur di berbagai wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Mereka menyatakan bahwa seluruh infrastruktur dapur telah siap digunakan sejak Desember 2025, namun hingga memasuki pertengahan tahun 2026, belum ada instruksi maupun kejelasan mengenai jadwal operasional program tersebut.

​Keresahan para investor memuncak mengingat besarnya investasi yang telah mereka gelontorkan. Salah satu perwakilan investor mengungkapkan kekecewaannya di lokasi, menyebutkan bahwa dana miliaran rupiah yang telah terserap untuk membangun fasilitas tersebut kini terkesan sia-sia karena tidak adanya aktivitas operasional di lapangan.

BACA JUGA:  KMDT - Komisi X DPR RI Bahas Rapor Kuning Kaldera Toba

​“Kami di daerah sudah totalitas membuat dapur dengan biaya hingga miliaran rupiah, tetapi sampai detik ini belum ada kejelasan sama sekali dari pihak terkait,” ujar salah satu investor saat ditemui di depan kantor BGN.

Kondisi ini membuat para investor merasa terkatung-katung karena tidak adanya kepastian mengenai nasib kerja sama dan keberlanjutan program yang digadang-gadang menjadi garda depan pemenuhan gizi nasional ini.

​Selain menuntut kepastian waktu operasional, kedatangan para investor ini juga bertujuan untuk mencari titik terang mengenai kendala teknis atau administratif yang menghambat jalannya program. Mereka berharap pihak Badan Gizi Nasional dapat memberikan jawaban yang konkret agar fasilitas yang telah dibangun dapat segera dimanfaatkan sesuai dengan tujuan awal program, yakni menekan angka stunting dan memenuhi kebutuhan gizi masyarakat di wilayah 3T.

BACA JUGA:  Inilah Universitas Swasta Terbaik di Indonesia Versi THE WUR 2026: Binus dan UMS Unggul

​Hingga berita ini diturunkan, pihak Badan Gizi Nasional belum memberikan pernyataan resmi terkait tuntutan para investor tersebut. Para investor berharap pemerintah segera mengambil langkah responsif agar investasi yang telah dikeluarkan tidak menjadi beban ekonomi yang berkepanjangan dan tujuan strategis pemerintah dalam pemenuhan gizi rakyat dapat segera terwujud.D|Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur
Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara
Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK
Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax
Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai
​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Korlantas Polri Memutuskan Menunda Pelaksanaan Operasi Patuh 2026
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 00:15 WIB

Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Mundur

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:19 WIB

Surat Rahasia Kejagung Bocor: Soroti Kasus Pejabat, Pegawai Kejaksaan Dilarang Komentar Soal Perkara

Jumat, 3 Juli 2026 - 09:17 WIB

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:47 WIB

Pertamina Resmi Naikkan Harga Pertamax

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:03 WIB

Nama Raffi Ahmad Terseret Dalam Kasus Dugaan Suap Importasi Barang di Bea Cukai

Berita Terbaru

Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) edisi ke-50. Foto: Ist.

Sumatera Utara

PRSU ke-50 Sukses Gabungkan Edukasi, Hiburan, dan Dukungan UMKM Sumut

Selasa, 14 Jul 2026 - 11:16 WIB