​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan

- Penulis

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan. (Foto:Ist)

​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan. (Foto:Ist)

Jakarta-Mediadelegasi: Dalam momentum peringatan hari lahir Presiden RI pertama, Soekarno, yang ke-125 pada Sabtu (6/6/2026), Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, memberikan sorotan tajam terhadap kondisi perekonomian nasional saat ini.

Ia menyoroti fenomena anjloknya nilai tukar rupiah yang kini telah menyentuh angka psikologis Rp18.000 per dolar AS.

​Hasto berpandangan bahwa keterpurukan mata uang nasional, kelesuan sektor riil, hingga menjamurnya kasus korupsi merupakan indikator nyata bahwa tata kelola negara sedang tidak berjalan sebagaimana mestinya.
​”Melemahnya rupiah, anjloknya indeks harga saham, tekanan yang dialami sektor riil, serta berbagai skandal korupsi pada kebijakan populis merupakan cerminan dari sistem tata kelola negara yang buruk,” ujar Hasto melalui siaran pers pada Sabtu (6/6/2026).

BACA JUGA:  Kecelakaan Maut Bus Semarang, AHY Perintahkan Investigasi dan Evaluasi Menyeluruh

​Data perdagangan terkini per Minggu (7/6/2026) mencatat posisi rupiah berada di angka Rp18.095,70 per dolar AS. Tren pelemahan yang konsisten sejak Rabu (3/6/2026) ini telah menimbulkan kekhawatiran luas, mengingat dampaknya yang sangat terasa bagi biaya impor, melonjaknya harga barang, serta stabilitas dunia usaha di tanah air.

​Lebih jauh, Hasto menegaskan bahwa krisis ini bukan semata-mata dipicu oleh faktor ekonomi global, melainkan juga akibat dari rapuhnya penegakan hukum dan manajemen negara. Menurutnya, kegagalan sistem hukum dalam menghadirkan keadilan sosial telah memicu berbagai masalah yang akhirnya membebani rakyat kecil.

​Untuk merespons kondisi ini, Hasto mengajak masyarakat untuk kembali meresapi spirit Trisakti Bung Karno: berdaulat di bidang politik, mandiri di bidang ekonomi, serta memiliki jati diri dalam kebudayaan. Baginya, gagasan tersebut tetap relevan sebagai kompas dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi.

BACA JUGA:  Fantastis:Bea Cukai Sudah Tindak Hampir 1 Miliar Batang Rokok Ilegal

​”Trisakti Bung Karno bukan sekadar pemikiran, melainkan tekad untuk membentuk bangsa yang tangguh melawan sistem yang menyengsarakan rakyat. Bung Karno dulu mengajarkan bahwa musuh kita bukan individu, melainkan nafsu yang mengisap dan menindas,” pungkas Hasto, merujuk pada kutipan dari Antara.

​Di sisi lain, publik saat ini masih terus memantau stabilitas nilai tukar rupiah. Selain dipengaruhi oleh dinamika pasar internasional, ketahanan mata uang nasional juga sangat bergantung pada kepercayaan investor dan efektivitas kebijakan ekonomi yang diambil oleh pemerintah.D|Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN
Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS
Korlantas Polri Memutuskan Menunda Pelaksanaan Operasi Patuh 2026
Mulai 8 Hingga 21 Juni 2026 Operasi Patuh Digelar Serentak se-Indonesia, Nomor Plat Kendaraan Jadi Prioritas Utama
Daftar Final 23 Pemain Timnas Indonesia: Debut Mathew Baker & Kembalinya Marselino Ferdinan
​Veda Pratama Terus Mengancam! Ini Update Klasemen Moto3 Usai GP Italia 2026
Tokoh Adat Papua Laporkan Film “Pesta Babi”, Merasa Dieksploitasi Tanpa Izin
​Habiburokhman Tegaskan Pembelian Hewan Kurba Prabowo Pakai APBN Sah Secara Hukum
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:30 WIB

​Kurs Rupiah Terpuruk di Angka Rp18.000, Hasto Kristiyanto Kritik Keras Manajemen Pemerintahan

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:26 WIB

Tuntut Kepastian Operasional, Investor Dapur SPPG di Wilayah 3T Geruduk Kantor BGN

Senin, 8 Juni 2026 - 13:02 WIB

Rupiah Hancur! Tembus Rp18.175 per Dolar AS

Senin, 8 Juni 2026 - 11:11 WIB

Korlantas Polri Memutuskan Menunda Pelaksanaan Operasi Patuh 2026

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:43 WIB

Mulai 8 Hingga 21 Juni 2026 Operasi Patuh Digelar Serentak se-Indonesia, Nomor Plat Kendaraan Jadi Prioritas Utama

Berita Terbaru