“Secara kewilayahan arah kebijakan pembangunan pembangunan wilayah Sumatera Utara ditujukan pada: mempercepat pemulihan dampak Pandemi Covid-19; melanjutkan transformasi sosial ekonomi untuk meningkatkan rantai produksi dan rantai nilai daerah; mengoptimalkan keunggulan kompetitif wilayah dan dan meningkatkan pemerataan kualitas hidup antar wilayah. Semoga dengan penyelenggaraan Musrenbang ini, program yang dirumuskan dapat lebih konstruktif dalam mengatasi permasalahan saat ini guna meningkatkan kesehjateraan masyarakat menuju Sumatera Utara yang Maju, Aman dan Bermartabat,” tutupnya.
Sementara Plh Bupati Samosir Drs. Jabiat Sagala, M. Hum dalam sambutannya sekaligus membuka secara resmi Musrenbang RKPD Kabupaten Samosir Tahun 2022, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, khususnya Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi yang telah mengalokasikan berbagai program pembangunan di Kabupaten Samosir.
Semua keberhasilan yang dicapai adalah berkat Rahmat Tuhan YME dan kerja keras dan kerja cerdas dari seluruh aparatur lintas pemerintahan, dan khususnya jajaran Pemkab Samosir dari semua tingkatan dari mulai desa, kelurahan, Kecamatan yang didukung penuh oleh DPRD Kabupaten Samosir, FKPD dan seluruh elemen masyarakat.
Plh Bupati Samosir menjelaskan bahwa dalam rangka percepatan visi RPJPD Kabupaten Samosir Tahun 2005-2025 yaitu Samosir menjadi daerah tujuan wisata internasional 2025, betapa pentingnya pembangunan Sektor Pariwisata, Pertanian dan UMKM untuk diprioritaskan Tahun 2022, dalam rangka pemulihan perekonomian masyarakat akibat dampak pandemi Covid-19, mengingat sektor inilah yang menjadi penggerak perekonomian di Kabupaten Samosir.
Secara simultan juga sektor pendidikan dan kesehatan menjadi prioritas untuk peningkatan SDM Masyarakat Samosir, atas dasar itulah Tema RKPD Kabupaten Samosir Tahun 2022 adalah Peningkatan Kualitas SDM dan Percepatan Pemulihan Perekonomian Masyarakat.
Setelah acara pembukaan, Musrenbang RKPD Kabupaten Samosir ini dilanjutkan dengan acara pemaparan dari narasumber yaitu Instansi Pemerintah Pusat, Bappeda Provinsi Sumatera Utara, BPS Kabupaten Samosir dan dilanjutkan dengan diskusi umum.