Anggota DPRD Samosir Sudung Sitanggang menyatakan dukungan penuh terhadap program pemerintah ini. “Angka stunting tinggi bukan untuk disesali, tapi untuk disikapi dengan kerja nyata. Mari taati arahan pemerintah agar desa ini bebas dari stunting. Jangan malas menerima bantuan, karena kita malu jika stunting tetap berlanjut,” tegasnya.
Sementara itu, Camat Ronggur Nihuta Bresma Simbolon menekankan pentingnya keberlanjutan program hingga ke tingkat rumah tangga. “Program ini tidak cukup hanya di dapur sehat, tapi harus dilanjutkan di rumah agar hasilnya maksimal,” ujarnya.
Kepala Desa Paraduan Darwin Samosir mengapresiasi langkah yang ditempuh Pemkab. Samosir. Ia menjelaskan, terdapat lebih kurang 11 anak terindikasi stunting didesa tersebut, sehingga langkah ini diharapkan menjadi langkah nyata menuju desa bebas stunting.
“Semoga melalui Ramos Pantas, Desa Paraduan dapat melahirkan generasi emas, bukan generasi cemas,” katanya.
Dukungan penurunan angka prevalensi stunting juga diberikan Forkopimda disampaikan oleh yang mewakili Dandim 0210/TU, Kajari dan Kapolres.D|Red
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.
j






