Toba-Mediadelegasi: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba hingga saat ini masih terus berupaya memfasilitasi mediasi antara pihak Horja Lumban Manurung dengan Oscar Manurung untuk melanjutkan dialog dengan mengedepankan sikap terbuka dan saling menghormati, terkait pengelolaan objek wisata Pantai Pasifik di Kecamatan Porsea, Kabupaten Toba.
Pelaksana tugas ( Plt) Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Toba, Eston Sitohang melalui keterangan tertulisnya yang diterima Redaksi Mediadelegasi di Medan, Jumat (9/6), menjelaskan, Pemkab Toba sudah empat kali memfasilitasi mediasi tersebut dengan harapan kedua belah pihak yang bersengketa dapat melihat persoalan ini secara jernih.
Sebagaimana diinformasikan, berdasarkan isi surat kesepakatan bersama antara pihak Horja Lumban Manurung dengan pihak penyewa dalam hal ini Oscar Manurung disebutkan bahwa Pantai Pasifik terhitung sejak 1 Maret 2023 untuk sementara direncanakan akan dikelola oleh Pemkab Toba melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata setempat bekerja sama dengan Horja Lumban Manurung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, rencana pembukaan kembali area Pantai Pasifik yang ditutup sementara oleh Pemkab Toba terpaksa ditunda karena setelah empat kali dilakukan mediasi belum juga ada titik temu mengenai kesepakatan lebih lanjut antara pihak Horja Lumban Manurung dengan Oscar Manurung.
Menurut dia, dalam hal penyelesaian mengenai pengelolaan Pantai Pasifik, pihaknya tetap berpedoman kepada isi surat kesepakatan bersama yang ditandatangani pada 1 Maret 2023.
Para pihak yang bertanda tangan di dalam lembaran surat tersebut, yakni Herbin Maju Manurung selaku ketua perkumpulan atau Horja Lumban Manurung, St. Oscar Manurung (penyewa), serta pejabat Pemkab Toba selaku pihak yang mengetahui, masing-masing Wakil Bupati Toba Tonny M. Simanjuntak dan Sekdakab Toba Drs. Augus Sitorus.
Lebih lanjut Eston mengemukakan, meski belum ada titik temu dalam hal kesepakatan terbaru dalam pengelolaan Pantai Pasifik, tidak tertutup kemungkinan Pemkab Toba akan mengundang para pihak yang bersengketa dalam forum mediasi berikutnya.
“Hasil pertemuan terakhir (Kamis, 8 Juni 2023), Pemerintah Kabupaten Toba dalam hal ini pimpinan perangkat daerah terkait, Camat Porsea, Kepala Desa Patane IV, akan terus melakukan mediasi untuk terbangunnya kesepakatan antara Horja Lumban Manurung dengan pihak St.Oscar Manurung,” sebut Plt. Asisten 1 Setdakab Toba.
Bupati Toba Poltak Sitorus saat memimpin rapat mediasi tersebut, menegaskan bahwa upaya mediasi bukan mencari siapa yang benar dari kedua belah pihak, melainkan mencari solusi yang dapat diterima bersama.
Karena itu, ia berharap kedua belah pihak bisa berdamai, sehingga Pantai Pasifik bisa segera dikelola kembali demi kepentingan masyarakat.
“Solusi terbaik, sesuai adat kita maupun agama, menurut saya adalah berdamai,” ujar Poltak. D|Red-04












