Pertanian Samosir Memerlukan Embung di Setiap Desa

- Penulis

Minggu, 11 Juli 2021 - 20:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Areal persawahan di Jalan Lintas Pangururan-Tomok, Samosir. Foto:D|Ist

Areal persawahan di Jalan Lintas Pangururan-Tomok, Samosir. Foto:D|Ist

Medan-Mediadelegasi: Salah seorang tokoh Forum Komunikasi Keluarga Samosir (Fokksa) Nyonya BV Harianja Br Situmorang mengatakan Samosir memiliki tanah yang subur, jika tanah tersebut memiliki air yang cukup. Perlu dibangun embung di setiap desa guna mengairi pertanian Samosir.

Kepada Mediadelegasi, Minggu (11/7), dia juga mengatakan sependapat dengan penjelasan salah seorang tamu dari Luar Negeri yang pernah berkunjung ke Samosir dan menginap di Hotel Vanesa Samosir.

Saat itu, katanya, tamu tersebut menceritakan hasil pengamatannya bahwa tanah Samosir merupakan tanah yang subur, jika tanah tersebut memiliki air yang cukup.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya membangun pertanian Samosir memerlukan pembangunan sarana air yang dapat didistribusikan ke lahan-lahan pertanian masyarakat.

BACA JUGA:  BV Harianja: Ubah Samosir Menjadi Wilayah Kunjungan

“Pemerintah dapat membangun embung di setiap desa, untuk menampung air di saat hujan sekaligus berfungsi sebagai penampungan aliran air sebelum mengalir ke Danau Toba,” katanya.

Br Situmorang sangat yakin dengan kondisi tanah Samosir yang meskipun bercampur bebatuan, namun jika cukup air akan mampu mensejahterakan pertanian.

Dia juga mengatakan, Samosir memiliki Danau Toba, maka air Danau Toba harus bisa dimanfaatkan masyarakat Samosir, demi kesejahteraan masyarakatnya. “Pertanian di Samosir, akan berubah dari pengasilan yang sedikit akan mampu menghasilkan banyak, sehingga meski masyarakat hidup dari pertanian semata, tetapi mereka akan tampak lebih sejahtera,” katanya seraya menyebutkan pembuatan embung setiap desa perlu disampaikan Fokksa kepada Pemkab Samosir.

BACA JUGA:  Ada Apa, Kepala BPKPD Samosir Sulit Ditemui Wartawan?

Dikatakan, kita harus bisa melihat realita yang ada, bahwa masyarakat Samosir hidup dari lahan pertanian. ”Kalau saat ini tanah mampu menghidupi masyarakat meski dengan sosial pertanian yang hanya mengandalkan hujan, mengapa kita tak mencari solusi agar lahan pertanian mereka cukup air,” ulas Br Situmorang.

Senada dengan BV Harianja. “Ini perlu segera diwujudkan oleh Pemkab Samosir.  Saya yakin jika embung ini ada di tiap Desa maka pertanian masyarakat akan semakin maju, dan hasil pertanian akan meningkat sehingga pendapatan perkapita masyarakat semakin meningkat pula,” kata BV Harianja. D|Des-83

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Punguan Sonak Malela Samosir Resmi Terbentuk, Bupati Vandiko: Harus Solid
Tragedi Siswa Gantung Diri di Simanindo, Komnas PA Samosir Ungkap Dugaan Bullying Dipicu Curhat Ekonomi di Medsos
Empat Ranperda Samosir Disodorkan Bupati Vandiko ke DPRD
Wabup Samosir Tanam Pohon di Lereng Gunung Pusuk Buhit, Perkuat Komitmen Pelestarian Alam
Peringati HPN ke-80 di Samosir, Bupati Vandiko Gultom: Pemerintah Tidak Alergi Kritik!
Calendar of Event Sumut 2026 Diluncurkan
Musrenbang RKPD Kabupaten Samosir Tahun 2027
Wakil Bupati Samosir Hadiri Partangiangan Bonataon PPTSB Cabang Samosir 2

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 17:40 WIB

Punguan Sonak Malela Samosir Resmi Terbentuk, Bupati Vandiko: Harus Solid

Kamis, 2 April 2026 - 13:59 WIB

Tragedi Siswa Gantung Diri di Simanindo, Komnas PA Samosir Ungkap Dugaan Bullying Dipicu Curhat Ekonomi di Medsos

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:37 WIB

Empat Ranperda Samosir Disodorkan Bupati Vandiko ke DPRD

Senin, 16 Februari 2026 - 23:28 WIB

Wabup Samosir Tanam Pohon di Lereng Gunung Pusuk Buhit, Perkuat Komitmen Pelestarian Alam

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:10 WIB

Peringati HPN ke-80 di Samosir, Bupati Vandiko Gultom: Pemerintah Tidak Alergi Kritik!

Berita Terbaru

Foto: Suasana di salah satu jalanan di wilayah Jakarta Selatan yang tergenang banjir akibat hujan deras dan luapan Kali Krukut. Sebanyak 12 RT di kawasan Petogogan tercatat terendam air dengan ketinggian mencapai sekitar 20 cm.

Nasional

Hujan Deras Guyur Jakarta, 12 RT di Jaksel Terendam Banjir

Minggu, 3 Mei 2026 - 02:07 WIB

Foto: Suasana saat proses pemeriksaan dan penempatan khusus (patsus) terhadap Kompol DK di lingkungan Polda Sumatera Utara.

Sumatera Utara

Video Diduga Pakai Narkoba Viral, Kompol DK Ditempatkan di Patsus

Kamis, 30 Apr 2026 - 15:16 WIB