Samosir-Mediadelegasi: Sejumlah peserta yang akan tampil dalam Kejuaraan Lomba Lari Lintas Alam Danau Toba atau “Trail of The Kings Lake Toba” dijamu “gala dinner” atau makan malam di Hotel Labersa Samosir, Kamis (16/10) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Acara yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban tersebut turut dihadiri para pejabat, antara lain Sekda Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Togap Simangunsong, anggota DPR RI Hinca Panjaitan, Bupati Samosir Vandiko T.Gultom, Wakil Bupati Ariston Tua Sidauruk dan Regional Director en het of trail Running UTMB, Tanya Ann Carol.
“Selamat datang di Samosir, negeri indah kepingan surga, jantung Danau Toba, tanah yang diberkahi dengan keindahan alam yang memukau, kekayaan budaya yang luhur, dan kehangatan warganya,” kata Ariston Tua Sidauruk mengawali ucapan selamat datang.
Pihaknya menyatakan turut merasa bangga atas kepercayaan yang diberikan kepada Indonesia khususnya Kabupaten Samosir sebagai tempat penyelenggaraan Ultra-Trail du Mont-Blanc ( UTMB ) atau event olahraga lari lintas alam bertaraf internasional tersebut.
Disebutkannya, UTMB dewasa ini adalah lomba ultramaraton gunung yang pertama kali diadakan pada tahun 2003 dan dianggap sebagai ultramaraton lintas alam paling kompetitif di dunia.
Karena itu, Ariston menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan event tersebut.
Tidak hanya itu, ia juga mengajak peserta dari 27 negara untuk memperkenalkan keindahan Samosir kepada dunia.
“Bersama-sama kita perkenalkan Samosir dan Danau Toba sebagai permata warisan alam dan budaya Indonesia. Nikmati malam ini, persahabatan, dan keindahan Danau Toba yang tak terlupakan,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur Sumut diwakili Sekdaprov Sumut Togap Simangunsong menyampaikan rasa bangga karena Sumatera Utara menjadi tuan rumah ajang internasional tersebut, yang untuk pertama kalinya digelar di Indonesia.
“Kegiatan ini merupakan bukti pengakuan dunia atas budaya dan keindahan alam kita. “Trail of The Kings Lake Toba bukan hanya lomba, tapi juga perjalanan spiritual yang menguji ketangguhan dan karakter para pelari yang melewati hutan pinus serta situs budaya,” ujar Togap.
Sementara itu, Direktur Pelaksana Asia World Triathlon Corporation, Jeffrey Edwards menyebutkan bahwa kekayaan lanskap Danau Toba menjadikan ajang ini sangat istimewa.
“Lanskap Danau Toba memberikan pengalaman berlari yang unik, dan atmosfer lokal yang kuat membuat Trail of the Kings ini memberi nilai tambah yang tidak dimiliki event trail run lain,” tuturnya.
Sebagai informasi, “Trail of The Kings Lake Toba digelar pada 17–19 Oktober 2025 dengan kategori 100K, 50K, 28K, 10K, 5K, dan Kids.
Kejuaraan ini merupakan bagian dari rangkaian UTMB World Series, ajang lari trail internasional bergengsi.D|red












