Petani Kelapa Sawit Labusel Menjerit

- Penulis

Rabu, 6 Juli 2022 - 08:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petani kelapa sawit di Labusel, Haji Kodirun Harahap mengenang nasib TBS kelapa sawitnya yang lesu. Foto: D|Ist

Petani kelapa sawit di Labusel, Haji Kodirun Harahap mengenang nasib TBS kelapa sawitnya yang lesu. Foto: D|Ist

Kotapinang-Mediadelegasi: Masyarakat petani kelapa sawit kini benar-benar hidup terjepit. Bagaimana tidak, jelang Tahun Ajaran baru anak sekolah harga jual Tandan Buah Segar (TBS) ke pabrik hanya Rp1.000,- per Kilogram.

“Kondisi ini sangat menkhawatirkan. Terlebih saat ini masyarakat tengah menghadapi tahun ajaran baru bagi anak-anak sekolah,” kata Haji Kodirun Harahap, petani kelapa sawit di Kecamatan Silangkitang, Labuhanbatu Selatan (Labusel), Rabu (8/7), kepada Mediadelegasi.

Menurutnya, derita kian mendera petani kelapa sawit. Sejak Januari 2022, ketika minyak goreng langka, harga TBS malah anjlok. “Kini harga migor mulai terjangkau, harga TBS malah makin terpuruk,” katanya seraya menyebutkan harga lumayan stabil hanya pada Juni 2022 saja.

BACA JUGA:  PDI Perjuagan Labusel Mantapkan Konsolidasi

BACA JUGA: Petani Sawit Sumut: Terima Kasih Presiden Joko Widodo

Haji Kodirun pun kini lebih memilih memandangi TBS di pohon karena beban cost operasional yang tak tertanggulangi. “Upah kebersihan kebun, upah panen dan pupuk langka yang mahal, membuat petani tak sanggup berkata-kata,” ketusnya lesu.

Dia menyebutkan, lazimnya tiap satu hektar kebun kelapa sawit membutuhkan 5 Zak (250Kg) pupuk NPK mutiara yang dipadu dengan pupuk MOP KCL. “Harga beli pupuk MOP KCL sudah mencapai langit Rp825 ribu per zak,” katanya.

Belum lagi upah dodos (panen) Rp200 per Kilogram TBS.”Rakyat petani kelapa sawit sudah tak sanggup lagi memupuk kebun sawitnya. Kami dalam bahaya besar,” ungkapnya sembari memprediksi perekonomian bakal sengkrak hingga tiga tahun ke depan akibat rendahnya nilai komoditi ekspor.

BACA JUGA:  Pemkab Bagikan 400 Paket Sembako di Langgapayung

Haji Kodirun berharap, pemerintah perlu menyisihkan konsentrasinya memikirkan kondisi ini. “Apalagi di sebagian besar kabupaten di Sumatera Utara sangat mengandalkan penghidupannya dari bertani kelapa sawit,” katanya.

Berikut rata-rata perkembangan harga jual TBS kelapa sawit pada Pabrik Kelapa Sawit di Labusel: per tanggal 6 Juli 2022 hanya Rp1.000,- dari sebelumnya Rp1.100,-. Pertanggal 31 Mei 2022, sudah sempat mencapai Rp2.150,- (tertinggi sejak Januari 2022-red). Dan perlahan anjlok pada posisi 1 Juni 2022 Rp2.070,- per Kilogram, yang perlahan turun hingga harga per Selasa kemarin Rp1.000,-. D|Red-06

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dandim Labuhanbatu Bantah Dugaan Potongan Anggaran Kopdes Merah Putih, Sebut Pelaksanaan Sesuai Juknis
Warga Soroti Pembangunan Kopdes Merah Putih di Labuhan Batu, Kejati Sumut Didorong Lakukan Pemeriksaan
Diresmikan Presiden, Pembangunan Kopdes Merah Putih di Labuhanbatu Diduga Sarat Permainan. Anggaran 900 Juta di Obral Jadi Sorotan
Wagub Sumut Ajak Wisudawan Univa Labuhanbatu Bersinergi dan Berkontribusi dalam Pembangunan Daerah
Bobby: Ada OPD Sumut Utamakan Efisiensi Anggaran Obat Dibandingkan Perjalanan Dinas
Pemprov Sumut Gelar Mudik Gratis Nataru 2024/2025,
Bobby dan Kahiyang Hadiri Hari Santri di Labusel
Laznas DPF Latih Pengelola Zakat Sejumlah Perusahaan untuk Peningkatan Ziswaf
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:32 WIB

Dandim Labuhanbatu Bantah Dugaan Potongan Anggaran Kopdes Merah Putih, Sebut Pelaksanaan Sesuai Juknis

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:47 WIB

Warga Soroti Pembangunan Kopdes Merah Putih di Labuhan Batu, Kejati Sumut Didorong Lakukan Pemeriksaan

Senin, 18 Mei 2026 - 16:29 WIB

Diresmikan Presiden, Pembangunan Kopdes Merah Putih di Labuhanbatu Diduga Sarat Permainan. Anggaran 900 Juta di Obral Jadi Sorotan

Selasa, 5 Agustus 2025 - 10:45 WIB

Wagub Sumut Ajak Wisudawan Univa Labuhanbatu Bersinergi dan Berkontribusi dalam Pembangunan Daerah

Kamis, 20 Maret 2025 - 16:14 WIB

Bobby: Ada OPD Sumut Utamakan Efisiensi Anggaran Obat Dibandingkan Perjalanan Dinas

Berita Terbaru