Petani Sedang Menangis, Pemerintah Harus Bertindak

Selasa, 9 November 2021 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut Mangapul Purba. Foto: D|Ist

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut Mangapul Purba. Foto: D|Ist

P Siantar-Mediadelegasi: Seluruh petani di Sumatera Utara saat ini sedang menangis akibat tidak seimbangnya antara biaya bercocok tanam dengan hasil panen yang diperoleh. Hal ini disebabkan harga pupuk dan berbagai biaya operasional pertanian yang sangat mahal dan langka.

Hal tersebut disampaikan Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut, Mangapul Purba, saat diwawancarai disela-sela pelaksanaan Reses DPRD Sumut di Dapil 10 (Siantar-Simalungun), Selasa (9/11).

Mangapul Purba yang juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut ini mengatakan, petani sedang menangis, karena selama menjalankan tugas Reses DPRD Sumut dalam beberapa hari ini menemukan ada dua persoalan besar yang sedang dihadapi oleh rakyat terutama petani yaitu keberadaan infrastruktur jalan yang rusak parah dan mahalnya harga pupuk untuk kebutuhan petani serta yang lebih parah ketersediaan pupuk yang juga langka

BACA JUGA:  Gubsu Tetapkan Susanti Dewayani Jadi Plt Wali Kota Pematangsiantar

“Kendatipun temuan tersebut ada di Dapil 10 Siantar-Simalungun kami menyakini bahwa persoalan pupuk langka dan mahal juga terjadi diseluruh Provinsi Sumatera Utara, sehingga persoalan ini menjadi persoalan bersama yang harus segera dicari solusinya oleh pemerintah daerah dan pusat dengan melibatkan anggota DPR,” ujar Mangapul.

Lebih lanjut, Mangapul menyampaikan bahwa harga pupuk konvensional yang ada di tengah-tengah masyarakat harganya lebih mahal 150 persen dari harga seharusnya, sementara itu pupuk bersubsidi yang juga langka harganya sudah di atas rata-rata harga tertinggi yang ditetapkan oleh pemerintah.

Dampak mahalnya harga pupuk ini, ungkap Mangpul, terkena juga untuk seluruh petani baik petani padi, palawija mupun petani holtikultural lainnya.

Selain itu, kondisi para petani ini diperparah dengan infrstruktur jalan yang begitu sangat rusak parah, baik jalan nasional, provinsi mapun jalan-jalan kabupaten.

BACA JUGA:  Mangapul Purba: PDI Perjuangan Komitmen Silaturahmi Wartawan

“Kondisi jalan yang rusak parah ini tentunya sangat mengganggu aktivitas petani terutama dalam mendistribusikan hasil panen kepusat-pusat pasar, akibatnya biaya produksi menjadi meningkat, patani semakin menangis akibat jalan yang rusak ini,” ungkap Mangapul.

Mangapul Purba menegaskan, bahwa hasil temuan selama reses ini akan menjadi perhatian khusus Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut untuk disampikan kepada Pemerintah Provinsi Sumut dan juga Pemerintah Pusat agar segera dilakukan berbagai upaya untuk menyediakan pupuk yang murah dan mudah didapat kepada seluruh petani.

“Kami akan memperjuangankan persoalan petani ini kepada pemerintah baik pusat maupun daerah untuk segera bertindak, karena kondisi petani sudah sangat memprihatinkan, kepekaan pemerintah sangat dibutuhkan untuk para petani ini, petani ini adalah merupakan fundamental dari siklus kehidupan manusia,” pungkas Mangapul. D|Rel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Pematangsianțar Amankan Residivis Miliki Sabu 1,87 Gram di Jalan Raya
Miliki Sabu 1,53 Gram, Polres Pematangsiantar Berhasil Meringkus di Jalan Lapangan Tembak
Polres Pematangsiantar Berhasil Amankan Pemilik Sabu 3,12 Gram di Jalan Rakutta Sembiring
Sat Lantas Polres Pematangsiantar Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas kepada Pengemudi dan Mandor Bus
Patroli Hingga Subuh,Polres Pematangsiantar Amankan  Enam Sepedamotor Knalpot Brong
Respon Cepat Laporan Warga, Polres Pematangsiantar Amankan Tiga Remaja Diduga Ngelem di Jalan Meranti
Tempo 3 Hari ,Sat Reskrim Polres Pematangsiantar Ringkus Pelaku Curat
​Resmikan Gedung Baru, Wali Kota Wesly Dorong Transformasi Pelayanan Kesehatan di Pematangsiantar
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 16:10 WIB

Polres Pematangsianțar Amankan Residivis Miliki Sabu 1,87 Gram di Jalan Raya

Senin, 20 Juli 2026 - 16:03 WIB

Miliki Sabu 1,53 Gram, Polres Pematangsiantar Berhasil Meringkus di Jalan Lapangan Tembak

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:10 WIB

Polres Pematangsiantar Berhasil Amankan Pemilik Sabu 3,12 Gram di Jalan Rakutta Sembiring

Senin, 13 Juli 2026 - 17:02 WIB

Sat Lantas Polres Pematangsiantar Sosialisasi Tertib Berlalu Lintas kepada Pengemudi dan Mandor Bus

Senin, 13 Juli 2026 - 16:57 WIB

Patroli Hingga Subuh,Polres Pematangsiantar Amankan  Enam Sepedamotor Knalpot Brong

Berita Terbaru

Ketua terpilih DPD KNPI Labura, Ginda Sinaga, beserta jajaran pengurus berfoto bersama Kasat Intelkam Polres Labuhanbatu, AKP Ogan Sembiring, SH, dan jajaran di depan gedung Satuan Intelkam, Kompleks Mapolres Labuhanbatu, Kamis (6/8/2026). Foto: GS

Kabupaten Labuhan Batu

Perkuat Sinergitas, KNPI Labura Silaturahmi dengan Satintelkam Polres Labuhanbatu

Kamis, 6 Agu 2026 - 18:15 WIB