Polisi Tangkap 17 Orang dalam Kasus Penyerobotan Lahan BMKG

- Penulis

Senin, 26 Mei 2025 - 11:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembongkaran Posko Ormas GRIB Jaya di Jalan Pondok Betung, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten. (Foto : Ist.)

Pembongkaran Posko Ormas GRIB Jaya di Jalan Pondok Betung, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten. (Foto : Ist.)

Tangerang-Mediadelegasi : Petugas menangkap 17 orang dalam kasus penyerobotan lahan BMKG oleh Ormas GRIB Jaya. Polisi juga merobohkan bangunan ormas yang berdiri di atas lahan tersebut. Dengan menggunakan alat berat, petugas gabungan akhirnya merobohkan Posko Ormas GRIB Jaya di Jalan Pondok Betung, Pondok Aren, Tangerang Selatan (Tangsel), Banten.

Pembongkaran ini merupakan buntut dari penyerobotan lahan milik Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) oleh pihak yang mengaku sebagai ahli waris lahan beserta ormas. Dalam pembongkaran ini, polisi juga menangkap 11 anggota GRIB Jaya yang diduga mematok pungutan liar (pungli) di lahan tersebut dan enam orang yang mengaku sebagai ahli waris lahan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi menjelaskan bahwa modus para preman ini adalah melakukan penguasaan lahan tanpa hak milik BMKG. Dalam kegiatan operasi preman ini, setidaknya polisi telah mengamankan 17 orang.

BACA JUGA:  Pemberian Reward dan Persiapan Pemilu oleh Kapolres Samosir

Direktorat Reskrium Polda Metro Jaya telah menerima laporan polisi dari BMKG terkait dugaan tindak pidana menguasai lahan tanpa hak, kemudian dugaan tindak pidana penggelapan hak atas barang.

Ketua DPR Puan Maharani meminta pemerintah membubarkan organisasi masyarakat yang dinilai meresahkan warga. Dia pun meminta pemerintah mengevaluasi ormas-ormas yang berbau premanisme.

Puan Maharani meminta pemerintah menindak tegas ormas-ormas yang mengganggu ketertiban dan meresahkan masyarakat. Jika ormas tersebut berbau premanisme, maka sebaiknya segera dibubarkan.

Puan Maharani menekankan bahwa negara tidak boleh kalah dengan aksi-aksi premanisme. Pemerintah harus bertindak tegas untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Puan Maharani juga meminta pemerintah mengevaluasi keterlibatan ormas-ormas yang berbau premanisme. Pemerintah harus memastikan bahwa ormas-ormas yang ada di masyarakat tidak meresahkan dan mengganggu ketertiban.

BACA JUGA:  Rumah Penyimpanan Narkoba di Medan Digerebek Polisi

Pemerintah diharapkan dapat mengambil tindakan yang tepat untuk menangani kasus penyerobotan lahan BMKG oleh Ormas GRIB Jaya. Dengan demikian, masyarakat dapat merasa aman dan nyaman.

Penindakan yang tegas terhadap ormas yang meresahkan masyarakat sangat diperlukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Pemerintah harus memastikan bahwa tindakan yang diambil dapat memberikan efek jera bagi ormas yang melakukan tindakan premanisme. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menhub Resmikan Stasiun Jatake Tanpa Dana APBN
Kebakaran Hebat di Asrama Polri Serpong, 6 Unit Damkar Diterjunkan
Rekannya Terlindas Truk Tanah, Puluhan Siswa SD Gelar Aksi di Jalan Raya Salembaran Kosambi

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:01 WIB

Menhub Resmikan Stasiun Jatake Tanpa Dana APBN

Rabu, 3 September 2025 - 16:39 WIB

Kebakaran Hebat di Asrama Polri Serpong, 6 Unit Damkar Diterjunkan

Senin, 26 Mei 2025 - 11:17 WIB

Polisi Tangkap 17 Orang dalam Kasus Penyerobotan Lahan BMKG

Jumat, 8 November 2024 - 09:35 WIB

Rekannya Terlindas Truk Tanah, Puluhan Siswa SD Gelar Aksi di Jalan Raya Salembaran Kosambi

Berita Terbaru