Praktisi Hukum Rizky Robinson Sidabutar: Selesaikan Sengketa Tanah Secara Adat

Selasa, 29 September 2020 - 18:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rizky Robinson Sidabutar. Foto:D|Ist

Rizky Robinson Sidabutar. Foto:D|Ist

Samosir-Mediadelegasi: Meningkatnya persoalan sengketa tanah yang terjadi di setiap daerah di Indonesia, membuat Praktisi Hukum Rizky Robinson Sidabutar angkat bicara.

Salah satu solusi yang paling efektif adalah dengan tidak mengesampingkan silsilah dan budaya masing-masing daerah, seperti Budaya adat Batak “Marsiamin-aminan” dan Marsitungkol-tungkolan” sebagaimana pesan leluhur Si Raja Batak, somba marhula-hula, elek Marboru, manat mardongan tubu.

Atas peran leluhur inilah bapak dari dua orang anak ini berharap bahwa kepala daerah sebaiknya orang yang paham dan menguasai adat dan budaya. “Sesuai dengan pengalaman menangani sengketa tanah adat, kepala daerah ataupun melalui aparatnya di desa harus yang paham akan adat-istiadat,” kata Rizky Robinson Sidabutar, Selasa (29/9), di Pangururan.

Untuk menempuh penyelesaian perkara di luar pengadilan adalah dengan bimbingan atau masukan dari kepala daerah supaya setiap warga daerah tetap dalam suasana kondusif.

Demi terciptanya suasana yang aman bagi masyarakat, hendaknya para anggota dewan yang telah duduk di DPRD di seluruh lingkungan tanah adat sebaiknya berpikir untuk menerbitkan atau menggodok perda tentang jual-beli tanah, sehingga tetap menjaga kondusivitas warga di seluruh lingkungan tanah adat, akan menjadi salah satu tindakan preventif untuk mencegah pertikaian sesama warga.

BACA JUGA:  Dukungan Polsek Palipi dalam Pembangunan Pantai Pallombuan

Kepada masyarakat Samosir khususnya yang memiliki sengketa tanah sebaiknya menempuh jalur kekeluargaan, sehingga aparat kepolisian akan terbantu untuk mencegah terjadinya huru-hara, laporan gugat-menggugat hal ini yang sangat potensial memutus hubungan kekeluargaan, sebut Robinson Sidabutar anak singkong dari Tomok.

Sesuai dengan perkembangan zaman, Kabupaten Samosir adalah salah satu Kabupaten tujuan Kawasan Strategi Pariwisata Nasional (KSPN) dan telah ditunjukkan atas kehadiran Bapak Presiden RI Ir Joko Widodo. Bukti nyata bahwa pemerintah pusat telah memberi prioritas sebagaimana yang diutarakan Pak Jokowi, Danau Toba akan menjadi “Monaco of Asia” hal ini selaku kepala daerah dan anggota legislatif harus bergandengan tangan untuk mempersiapkan diri menyambut pembangunan.

Akan tetapi, pembangunan yang telah diprogramkan pemerintah pusat ini akan menjadi kendala apabila masyarakat tidak siap dan berbenah diri untuk menerima pembangunan. Dari beberapa kasus yang saya tangani telah tuntas diselesaikan di luar pengadilan, seperti kasus di Jakarta, Pematangsiantar, dan Samosir.

BACA JUGA:  Polres Samosir Gelar Rangkaian Kegiatan Pengamanan Menjelang dan Saat Penetapan Paslon Pilkada 2024

“Proses penyelesaian sengketa tanah ini memang rumit tetapi karena sesuai dengan pekerjaannya selaku pelayan di ladang Tuhan,” sebut suami dari calon Praeses Pdt Golkaria Nainggolan MTh tidak pernah berhenti untuk melakukan pendekatan kepada pihak keluarga yang bersengketa.

Opsi penyelesaian sengketa tanah di tanah adat sebaiknya kepala daerah harus menguasai silsilah adat, sehingga dapat memberikan solusi untuk menangani persoalan-persoalan sengketa.

Anggota legislatif di daerah pemilihannya harus membentuk atau menggodok satu ranperda menjadi perda tentang tanah adat di Kabupaten/Kota.

“Tokoh masyarakat harus selektif terhadap calon kepala daerah yang mencalonkan diri sebagai pemimpin di daerah tersebut, dalam hal ini untuk menghindari Kolusi, dan Nepotisme demi kemajuan daerah masing-masing,” sebut dari cucu komponis batak Malim Sidabutar. D|Sam-59

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Samosir Kembangkan Bawang Putih Demi Swasembada Pangan, Bupati Vandiko dan Kapolda Sumut Tinjau Langsung Lokasi Tanam
​Wabup Ariston Dorong Kualitas Data untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 di Samosir
Gali Potensi Pariwisata, Pemkab Samosir Dukung Produksi Film ‘Pulang Kampung
Melestarikan Tradisi Leluhur, Pemkab Samosir Sukses Gelar Ritual Horja Bius di Pusuk Buhit
Pererat Sinergi Pariwisata, Wakil Walikota Medan Kunjungi Waterfront Pangururan Samosir
Transformasi Digital, Pemkab Samosir Kini Terapkan Juma AI untuk Sektor Pertanian
Bupati Samosir Kunjungi Bakti Komdigi, Usulkan Penanganan Blankspot
Bupati Samosir Pimpin Upacara Harkitnas 2026, Ajak Generasi Muda Bangkit di Era Digital
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:49 WIB

Samosir Kembangkan Bawang Putih Demi Swasembada Pangan, Bupati Vandiko dan Kapolda Sumut Tinjau Langsung Lokasi Tanam

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:01 WIB

​Wabup Ariston Dorong Kualitas Data untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026 di Samosir

Senin, 1 Juni 2026 - 08:51 WIB

Gali Potensi Pariwisata, Pemkab Samosir Dukung Produksi Film ‘Pulang Kampung

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:46 WIB

Melestarikan Tradisi Leluhur, Pemkab Samosir Sukses Gelar Ritual Horja Bius di Pusuk Buhit

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:58 WIB

Pererat Sinergi Pariwisata, Wakil Walikota Medan Kunjungi Waterfront Pangururan Samosir

Berita Terbaru

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK. (Foto:Ist)

Jakarta

Bupati Langkat Syah Afandin Di OTT KPK

Jumat, 3 Jul 2026 - 09:17 WIB