Medan-Mediadelegasi: Guru Besar Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Prof Dr Nispul Khoiri MAg menyatakan bahwa Presiden Kedua Republik Indonesia HM Soeharto layak ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.
“Soeharto sudah layak ditetapkan sebagai pahlawan nasional atas dedikasi dan perjuangannya dalam membangun republik ini,” kata Nispul dalam keterangan pers, diterima Mediadelegasi, Sabtu (8/11), di Medan.
Nispul mengakui, Soeharto sebagai seorang presiden yang menjabat selama 32 tahun tentu saja memiliki banyak torehan yang baik yang beliau berikan untuk negara ini, terlepas dari segala kontroversi yang ada, tentunya beliau telah berhasil membawa Indonesia menjadi negara yang cukup dihargai di dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Prof Nispul yang juga Ketua Mabinda Koorcab PMII Sumut dan Ketua Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Sumut periode 2019 – 2024 ini mengajak semua pihak untuk berdamai dan memaafkan apa yang terjadi di masa lalu.
“Kita menyadari bahwasanya situasi politik masa lalu memberikan luka bagi sekelompok orang tapi alangkah baiknya kita menatap ke depan dan saling memaafkan apa yang sudah terjadi di masa lalu,” ungkapnya.
Nispul seraya mengutip Quran Surah An- Nisa’: 149 yang artinya, “Jika kamu menyatakan suatu kebaikan, menyembunyikannya atau memaafkan suatu kesalahan (Orang lain) maka sesungguhnya Allah Maha Pemaaf Maha Kuasa. Ayat ini menegaskan bahwa memaafkan kesalahan orang lain adalah perbuatan sangat dihargai karena Allah sendiri bersifat Maha Pemaaf dan Kuasa”.
Wakil Rois PW NU Sumatera Utara ini berharap pemerintah Republik Indonesia menetapkan mantan Presiden Soeharto sebagai pahlawan Nasional pada peringatan hari Pahlawan Nasional 10 November tahun ini.
“Harapan kita Pak Soeharto ditetapkan sebagai pahlawan nasional pada peringatan hari pahlawan tahun ini, hal ini menunjukkan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa jasa para pendahulunya dan Indonesia merupakan salah satu negara besar,” tutupnya.
Sebelumnya Juru Bicara Istana sekaligus Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan Presiden Prabowo Subianto tengah mempelajari nama-nama yang telah diusulkan Kementerian Sosial tersebut.
“Nama pahlawan kami sudah menerima secara resmi dari Kemensos hasil dari Dewan Gelar dan Tanda Jasa. Sedang dipelajari oleh Bapak Presiden karena memang cukup banyak nama-nama yang diajukan,” ujarnya kepada wartawan. D|Red-06
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.
j












