Presiden Prabowo Usulkan Amnesti dan Abolisi demi Persatuan Bangsa

Jumat, 1 Agustus 2025 - 12:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Usulkan Aamnesti dan Abolisi demi Persatuan Bangsa. (Foto : Ist.)

Presiden Prabowo Usulkan Aamnesti dan Abolisi demi Persatuan Bangsa. (Foto : Ist.)

Jakarta-Mediadelegasi : Presiden Prabowo Subianto telah mengusulkan pemberian amnesti kepada Sekretaris Jenderal PDI-P, Hasto Kristiyanto, dan abolisi kepada mantan Menteri Perdagangan, Tom Lembong. Usulan kontroversial ini dibenarkan oleh pihak Istana Kepresidenan, yang menekankan bahwa keputusan tersebut diambil demi menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

 

Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro, menjelaskan bahwa pemberian amnesti dan abolisi merupakan kebijakan politik Presiden Prabowo yang bertujuan untuk mempererat elemen bangsa. “Abolisi dan amnesti sudah jelas, setiap warga negara perlu mendapatkan perlakuan yang sama,” ujar Ardiantoro dalam keterangan pers di Istana Negara, Jumat (1/8/2025). Ia menambahkan bahwa jika langkah ini dapat memperkuat persatuan nasional, maka Presiden akan mengambil tindakan tersebut.

 

Keputusan ini telah memicu beragam reaksi dari berbagai kalangan. Meskipun Istana mengklaim keputusan ini semata-mata demi persatuan, beberapa pihak menilai langkah ini sebagai strategi politik untuk merangkul tokoh-tokoh kunci dari berbagai kubu politik. Hal ini mengingat posisi Hasto Kristiyanto sebagai tokoh sentral di PDI-P dan Tom Lembong yang memiliki relasi luas di kalangan bisnis dan politik.

 

Kunjungan Anies Baswedan kepada Tom Lembong di Lembaga Pemasyarakatan Cipinang sebelum pembebasan semakin memperkuat spekulasi mengenai komunikasi politik di balik layar. Kunjungan tersebut menunjukkan adanya upaya membangun konsensus dan kerja sama antar pihak yang sebelumnya berseberangan. Sementara itu, Hasto Kristiyanto hingga saat ini belum memberikan komentar resmi terkait pengampunan yang diterimanya.

 

Usulan Presiden Prabowo tersebut telah disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) pada Kamis (31/7/2025) malam setelah melakukan rapat dengan Menteri Hukum dan HAM serta Menteri Sekretaris Negara. Persetujuan DPR ini menunjukkan dukungan kuat terhadap kebijakan kontroversial tersebut.

 

Meskipun keputusan ini bertujuan untuk memperkuat persatuan bangsa, beberapa kalangan masih mempertanyakan aspek keadilan dan transparansi dalam proses pengambilan keputusan. Pertanyaan mengenai kriteria yang digunakan untuk menentukan penerima amnesti dan abolisi masih menjadi sorotan.

 

Ke depan, pemerintah perlu menjelaskan secara rinci pertimbangan di balik keputusan ini untuk meningkatkan kepercayaan publik. Transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci untuk memastikan bahwa kebijakan ini tidak disalahartikan sebagai bentuk intervensi politik atau pengabaian hukum.

 

Langkah Presiden Prabowo ini akan menjadi preseden penting dalam politik Indonesia. Dampak jangka panjang dari kebijakan ini terhadap stabilitas politik dan sosial perlu dipantau dengan cermat. Apakah langkah ini akan benar-benar memperkuat persatuan atau justru memicu kontroversi lebih lanjut, hanya waktu yang akan menjawabnya. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.
BACA JUGA:  Presiden Prabowo Luncurkan 80.000 Koperasi Desa Merah Putih untuk Mengentaskan Kemiskinan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Beri Izin Ruang Udara, Malaysia Tawarkan Bantuan Pemadaman Karhutla
Alasan Menhut Tak Ikut Kunjungan Prabowo ke Kalimantan-Sumatera
Prabowo menghadiri akad nikah Sekretaris Pribadinya
Aksi Lepas Logo Bank Mandiri Jelang Demo Jadi Sorotan Netizen
Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan
Terbitkan SEMA 4/2026, MA Tutup Celah Upaya Hukum untuk Putusan Bebas
KPK Klarifikasi Kegiatan OTT di Bogor
Kementerian PKP-BGN Siapkan Rumah Bagi Keluarga Penerima MBG
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:37 WIB

Indonesia Beri Izin Ruang Udara, Malaysia Tawarkan Bantuan Pemadaman Karhutla

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:06 WIB

Alasan Menhut Tak Ikut Kunjungan Prabowo ke Kalimantan-Sumatera

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:47 WIB

Prabowo menghadiri akad nikah Sekretaris Pribadinya

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Aksi Lepas Logo Bank Mandiri Jelang Demo Jadi Sorotan Netizen

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:13 WIB

Prabowo Subianto bertolak ke Kalimantan

Berita Terbaru