Krisis Global Momentum Indonesia Bangkit

Kamis, 12 Maret 2026 - 11:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto. Foto: Ist.

Presiden Prabowo Subianto. Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Presiden Prabowo Subianto menilai situasi dunia saat ini tengah berada dalam kondisi penuh ketidakpastian akibat berbagai konflik geopolitik serta ancaman krisis ekonomi global. Meski demikian, ia meyakini Indonesia memiliki peluang besar untuk keluar dari situasi tersebut dengan kondisi yang lebih kuat.

Krisis Global Dorong Indonesia Percepat Kemandirian

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri acara tasyakuran hari ulang tahun pertama Danantara Indonesia di Jakarta. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa krisis tidak selalu membawa dampak buruk bagi suatu negara.

Menurut Prabowo, sejarah menunjukkan bahwa krisis sering kali menjadi ujian sekaligus momentum bagi bangsa untuk memperkuat fondasi ekonomi dan kemandirian nasional.

Ia menyebutkan bahwa negara yang mampu bertahan dan beradaptasi dengan baik akan keluar dari masa krisis dengan kekuatan yang lebih besar dibanding sebelumnya.

BACA JUGA:  Mobil Listrik Terlaris di Indonesia: Denza D9 dan BYD Mendominasi

Prabowo juga mengibaratkan krisis sebagai “batu loncatan” yang dapat mendorong percepatan berbagai program pembangunan nasional.

Menurutnya, Indonesia memiliki modal besar untuk menghadapi situasi global yang tidak menentu, terutama dari sisi kekayaan sumber daya alam yang melimpah.

Baca Juga : https://mediadelegasi.id/polemik-revitalisasi-stadion-teladan-kencang-di-bobby-lambat-di-rico-waas

Ia menyatakan keyakinannya bahwa bangsa Indonesia mampu memanfaatkan potensi tersebut untuk mengatasi berbagai tantangan yang muncul akibat dinamika global.

Selain itu, kondisi dunia saat ini juga dinilai menjadi dorongan bagi Indonesia untuk mempercepat agenda kemandirian di berbagai sektor strategis.

Salah satu prioritas utama pemerintah, kata Prabowo, adalah memperkuat ketahanan pangan nasional agar Indonesia tidak bergantung pada pasokan dari luar negeri.

BACA JUGA:  TBC Masih Menjadi Masalah Kesehatan Serius di Indonesia: Pentingnya Deteksi Dini dan Pengobatan Tuntas

Ia mengungkapkan bahwa Indonesia telah menunjukkan kemajuan dalam program swasembada pangan, khususnya pada komoditas beras.

Ke depan, pemerintah juga menargetkan peningkatan produksi jagung dan berbagai komoditas pangan lainnya agar kebutuhan dalam negeri dapat terpenuhi secara mandiri.

Di sektor energi, Prabowo menegaskan pemerintah terus mendorong pengembangan sumber energi alternatif, termasuk pemanfaatan kelapa sawit, singkong, dan potensi energi terbarukan seperti panas bumi serta tenaga surya, yang salah satunya akan diwujudkan melalui pembangunan pembangkit listrik tenaga surya dengan kapasitas hingga 100 gigawatt. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BPK Tetapkan Isma Yatun Sebagai Ketua Masa Jabatan 2026–2031
Bakom Sebut Penyadapan Presiden Prabowo oleh Listyo Sigit Cs Ancam Keamanan dan Makar
Bahlil Bantah Terlibat Penyadapan Presiden Prabowo Minta Polri Usut Pembuat Hoaks
Mendagri Tito Minta Aceh, Sumut, dan Sumbar Kembali Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana
Kepala BIN Sebut Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo Mengarah Pada Tindakan Makar
DPR Belum Sikapi Usulan Pemakzulan Gibran, Dasco: Tunggu Putusan Lengkap MA
Mabes Polri Banjir Karangan Bunga Dukungan Usut Penyadapan Presiden Prabowo
Pemerintah Perluas Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Menjadi Penuh Waktu Mulai 2027
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 17:06 WIB

BPK Tetapkan Isma Yatun Sebagai Ketua Masa Jabatan 2026–2031

Sabtu, 7 November 2026 - 13:47 WIB

Bakom Sebut Penyadapan Presiden Prabowo oleh Listyo Sigit Cs Ancam Keamanan dan Makar

Sabtu, 7 November 2026 - 11:44 WIB

Bahlil Bantah Terlibat Penyadapan Presiden Prabowo Minta Polri Usut Pembuat Hoaks

Sabtu, 7 November 2026 - 10:45 WIB

Mendagri Tito Minta Aceh, Sumut, dan Sumbar Kembali Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana

Jumat, 6 November 2026 - 16:23 WIB

Kepala BIN Sebut Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo Mengarah Pada Tindakan Makar

Berita Terbaru