Purwakarta-Mediadelegasi: Rencana pemerintah yang akan mengimpor beras sebanyak 1 juta ton dinilai tidak perlu, apalagi alasan pemerintah hanya untuk menjaga stok pangan nasional. Padahal, saat ini petani sudah produktif dan produksinya pun surplus.
“Sejauh ini, petani kita sangat produkif, hasil produksinya juga surplus. Tidak perlu ada impor beras, karena cadangan beras di dalam negeri pun melimpah,” kata Sri Midan Jaya, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Purwakarta.
Ia mengungkapkan hasil produksi padi di Kabupaten Purwakarta setiap tahunnya melebihi target yang ditentukan.
“Salah satu yang menjadi indikatornya, karena sejak beberapa tahun ini petani di Purwakarta tak kenal lagi dengan yang namanya musim tanam,” jelas Midan di Purwakarta, Kamis (18/3).
“Ketahanan pangan di masing-masing wilayah dipastikan masih tetap terjaga. Jadi, tak perlu adanya impor,” tambahnya.
Ia menambahkan produktifitas pertanian di Purwakarta dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan, sehingga mampu memenuhi kebutuhan bahan pokok penduduk lokal, sisanya dipasok untuk kebutuhan pangan di Jabotabek.
“Areal sawah di Purwakarta tidak seluas Kabupaten tetangga seperti Karawang dan Subang, luas lahan bakunya sekitar 18.075 hektare. Namun hasil produksi petani kita selalu surplus,” ujarnya.
Menirutnya, selama ini petani terus didorong untuk segera tanam, selama masih tersedia air untuk mengairi sawah, mereka harus terus produksi.