Rekor Jarak Tempuh, Mercedes-Benz EQS Tembus 1.205 Km Sekali Cas Berkat Baterai Solid-State

- Penulis

Kamis, 11 September 2025 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mercedes Benz EQS 2025. (Foto : Ist.)

Mercedes Benz EQS 2025. (Foto : Ist.)

Medan-Mediadelegasi : Mercedes-Benz kembali mencatatkan sejarah baru dalam industri kendaraan listrik. Lewat uji coba terbarunya, mobil listrik mewah EQS berhasil menempuh jarak luar biasa sejauh 1.205 kilometer hanya dalam sekali pengisian daya. Pencapaian ini diraih berkat penggunaan baterai solid-state prototipe yang digadang-gadang akan menjadi masa depan teknologi mobil listrik.

Perjalanan epik ini dimulai dari Stuttgart, Jerman, hingga berakhir di Malmö, Swedia. Mercedes-Benz membuktikan bahwa EQS dengan baterai prototipe ini mampu menaklukkan perjalanan antarnegara tanpa perlu berhenti untuk mengisi ulang daya, sebuah hal yang jarang terjadi pada kendaraan listrik konvensional.

Secara kasat mata, EQS yang digunakan dalam pengujian ini tidak memiliki perbedaan signifikan dengan versi facelift yang sudah beredar di pasaran. Sedan listrik ini tetap mempertahankan desain elegan dan futuristik khas Mercedes-Benz, lengkap dengan lekukan aerodinamis dan gril yang ikonik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, rahasia di balik performa spektakuler ini tersembunyi di bawah lantai mobil. Baterai solid-state prototipe yang menggantikan baterai standar memiliki dimensi dan berat yang setara, namun menawarkan efisiensi daya yang jauh lebih unggul.

BACA JUGA:  Toyota Luncurkan New GR Corolla di IIMS

Pihak Mercedes-Benz menegaskan bahwa uji coba ini bukan sekadar eksperimen di laboratorium. Baterai ini telah diuji langsung dalam kondisi berkendara nyata, melintasi tiga negara dengan berbagai kondisi jalan, membuktikan kesiapan dan keandalan teknologinya.

Rahasia di Balik Perjalanan Super Jauh Tanpa Henti

Hasil pengujian menunjukkan bahwa setelah menempuh 1.205 kilometer, EQS prototipe masih memiliki sisa daya yang cukup untuk menempuh jarak 137 kilometer lagi. Sebagai perbandingan, model EQS450+ facelift standar dengan baterai 118 kWh hanya mampu menempuh hingga 822 km berdasarkan standar WLTP.

Teknologi revolusioner ini dikembangkan bersama Mercedes-AMG High Performance Powertrains (HPP), divisi teknologi Formula 1 Mercedes yang berbasis di Inggris. Kunci keunggulannya terletak pada penggunaan elektrolit padat sebagai pengganti elektrolit cair yang biasa digunakan pada baterai lithium-ion.

Penggunaan elektrolit padat ini membuat baterai menjadi lebih aman dan memungkinkan pemakaian anoda lithium metal. Kombinasi ini menghasilkan peningkatan kepadatan energi serta efisiensi daya yang melonjak hingga 25%.

BACA JUGA:  BYD Sealion 5 DM-i Siap Gempur Pasar SUV Eropa, Hybrid Canggih, Fitur Melimpah

Selain itu, baterai solid-state ini memanfaatkan pendinginan pasif dengan mengandalkan aliran udara alami. Sistem ini jauh lebih hemat energi dibandingkan sistem pendinginan cairan yang umum ditemukan pada mobil listrik konvensional.

Kapan Teknologi Ini Siap Dinikmati Konsumen?

Uji coba jarak jauh ini adalah bagian dari program validasi ekstensif yang dilakukan Mercedes-Benz untuk mempercepat proses menuju produksi massal baterai solid-state. Raksasa otomotif asal Jerman ini menargetkan teknologi ini bisa mulai diproduksi pada akhir dekade ini.

Meskipun belum ada informasi mengenai harga, dapat dipastikan bahwa model EQS yang dilengkapi dengan baterai solid-state akan menjadi salah satu mobil listrik dengan jangkauan terpanjang dan paling efisien di kelasnya.

Markus Schäfer, Chief Technology Officer Mercedes-Benz, menyebut pencapaian ini sebagai sebuah “gamechanger” yang akan membawa tingkat kenyamanan dan jangkauan baru bagi konsumen di masa depan, menandai lompatan besar dalam industri kendaraan listrik global. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Facebook Comments Box

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menarik, Harga Daihatsu Xenia 2026 Makin Kompetitif
Toyota Luncurkan New GR Corolla di IIMS
Penjualan Mobil Hybrid di Indonesia Anjlok, Kalah Jauh dari Mobil Listrik
BYD Sealion 5 DM-i Siap Gempur Pasar SUV Eropa, Hybrid Canggih, Fitur Melimpah
Lamborghini Lawan Arus, Hidupkan Kembali Mesin Pembakaran Murni di Temerario Super Trofeo
Wuling Binguo S: Mobil Listrik yang Langsung Jadi Rebutan di China!
Insentif Impor Mobil Listrik Disetop, Produsen Harus Rakit Lokal!

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 12:30 WIB

Menarik, Harga Daihatsu Xenia 2026 Makin Kompetitif

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:26 WIB

Toyota Luncurkan New GR Corolla di IIMS

Rabu, 19 November 2025 - 10:28 WIB

Penjualan Mobil Hybrid di Indonesia Anjlok, Kalah Jauh dari Mobil Listrik

Senin, 17 November 2025 - 10:24 WIB

BYD Sealion 5 DM-i Siap Gempur Pasar SUV Eropa, Hybrid Canggih, Fitur Melimpah

Jumat, 14 November 2025 - 16:27 WIB

Lamborghini Lawan Arus, Hidupkan Kembali Mesin Pembakaran Murni di Temerario Super Trofeo

Berita Terbaru