Peta Kabupaten Samosir (Onan Runggu). Foto: D|Ist
Samosir-Mediadelgasi: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir, melakukan sosialisasi pengukuran tanah di halaman Kantor Camat Onan Runggu menyusul rencana pelebaran Jalan Provinsi.
Bupati Samosir Drs Rapidin Simbolon MM diwakili Asisten I, Drs Mangihut Sinaga MM, Rabu kemarin, menjelaskan sosialisasi pengukuran tanah dalam pelebaran Jalan Provinsi di Desa Onan Runggu.
Turut hadir Camat Onan Runggu Junita Sinaga, juga Sahala Rumapea ST dari Pekerjaan Jalan Nasional Provsu, Perwakilan Kementerian PUPR Pusat, Ihut Sasar Simbolon, Kadinkes dr Nimpan Karo Karo, Kadis PUPR Pantas Samosir, Kepala Desa, Juni F Harianja dan perangkat desa Badan Perwakilan Desa (BPD), Polsek Onanrunggu dan sejumlah tim medis dari Puskes Onanrunggu, Kapus Onanrunggu dr. Paulina Gultom serta Bank Mandiri Cabang Pangururan.
Perwakilan Kementerian PUPR Sahala Rumapea ST menerangkan, bahwa pembangunan di Samosir menjadi skala prioritas oleh Presiden Joko Widodo, yang sangat peduli terhadap pembangunan serta pengembangan objek wisata terutama Danau Toba.
“Ini patut kita apresiasi atas kepedulian Presiden RI. Untuk itu mari kita berikan lahan sebagai pelebaran jalan dengan ganti rugi sehingga pembangunan berjalan dengan baik”, paparnya.
Rumapea, berharap masyarakat mau menerima pembangunan namun harus melalui mekanisme. Sehingga tidak menimbulkan komplik baik itu dalam keluarga maupun pemerintah.
Sementara Mangihut Sinaga, Asisten I mewakili Pemkab Samosir, siap menerima usulan pengajuan apabila terjadi sengketa tanah. “Namun untuk persoalan ukuran tanah dan harga disesuaikan dengan NJOP yang sudah disepakati,” tegas Sinaga.
Sedangkan Kepala Desa Onan Runggu Juni F Harianja mengatakan hanya memasilitasi dan mengundang warga yang tanahnya kena pelebaran jalan.
Di singgung soal harga dan pengukur tanah itu sudah ditetapkan oleh Provinsi dan Pemkab Samosir. D|Med-24






