Pernyataan tersebut disampaikannya saat mengklarifikasi bahwa tidak ada maksud pengancaman di balik pesan yang dikirimkannya kepada Edo Borne terkait Hesti Purwadinata.
“Bahasa mengancam itu pasti kan kasar. Ini, DM Januari tanggal 6 jam setengah 10 malam. Bunyinya, ‘Do gimana kabar? Gua dapat kabar dari teman gua Hesti ikut-ikutan sebarin link bukunya Aurelie,” kata Roby, menjelaskan isi pesannya kepada Edo.
“Sorry, ya, bro, terpaksa gua capture. Sampai saat ini kenapa gua dia saja, di buku itu benar-benar enggak mention gamblang nama gue, tapi penggiringan opini memang sepenuhnya ke gua. Kalau memang sampai peak (ramai), gua akan bawa ke jalur hukum, bro,” sambungnya, menegaskan bahwa ia akan mengambil tindakan hukum jika opini publik semakin merugikannya.
Sebagai informasi, nama Roby Tremonti mendadak menjadi perbincangan hangat di media sosial karena dianggap sebagai karakter ‘Bobby’ di dalam buku Broken Strings karya Aurelie Moeremans. Di dalam buku tersebut, karakter Bobby digambarkan sebagai seorang pria dewasa yang manipulatif dan melakukan child grooming terhadap Aurelie yang kala itu masih berusia 15 tahun.
Hingga saat ini, Aurelie Moeremans belum secara terbuka mengungkapkan siapa sebenarnya sosok Bobby yang ada di dalam buku tersebut. Namun, banyak netizen yang menduga bahwa sosok tersebut adalah Roby Tremonti, dan karena itu pula Roby mengaku sangat tidak nyaman dengan segala tuduhan yang dialamatkan kepadanya. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGE NEWS.



