Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Lakukan Triple Intervention Jaga Stabilitas

Selasa, 29 September 2026 - 13:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rupiah melemah menembus level Rp18.002 per dolar AS pada Selasa (29/9/2026), Bank Indonesia segera lakukan triple intervention jaga stabilitas nilai tukar. Foto: Ist.

Rupiah melemah menembus level Rp18.002 per dolar AS pada Selasa (29/9/2026), Bank Indonesia segera lakukan triple intervention jaga stabilitas nilai tukar. Foto: Ist.

Jakarta-Mediadelegasi: Nilai tukar rupiah akhirnya menembus level psikologis Rp18.000 per dolar Amerika Serikat pada perdagangan Selasa (29/9/2026). Mengacu data Bloomberg pukul 09.40 WIB, rupiah di pasar spot melemah 24 poin atau 0,13 persen ke posisi Rp18.002 per dolar AS. Bank Indonesia segera memperkuat langkah stabilisasi melalui intervensi di tiga pasar sekaligus atau triple intervention.

Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI Erwin Gunawan Hutapea menjelaskan bahwa pelemahan ini dipengaruhi gabungan faktor global dan domestik. Di antaranya kekhawatiran terhadap tekanan inflasi dunia, lonjakan harga energi, serta meningkatnya permintaan valuta asing di dalam negeri.

“Pelemahan nilai tukar dipengaruhi oleh berlanjutnya kekhawatiran atas tekanan inflasi global dan risiko fiskal, sejalan dengan kenaikan harga minyak hingga di atas 108 dolar AS per barel di tengah belum tercapainya kesepakatan terkait pembukaan Selat Hormuz,” ujar Erwin dalam keterangan resmi.

Lonjakan harga minyak mentah turut memperkuat ekspektasi pengetatan kebijakan moneter AS. Hal ini mendorong imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun menyentuh 5,23 persen, level tertinggi sejak tahun 2007. Kenaikan tersebut memicu arus keluar modal dari pasar negara berkembang, termasuk Indonesia.

BACA JUGA:  BI Laporkan Cadangan Devisa Indonesia Turun, Ini Penyebabnya

Dari sisi dalam negeri, tekanan tambahan muncul dari meningkatnya kebutuhan valuta asing para importir menjelang akhir kuartal ketiga tahun 2026. Permintaan yang meningkat ini ikut menekan pergerakan rupiah di pasar valas.

“Tekanan nilai tukar juga didorong oleh kebutuhan valas importir menjelang akhir triwulan III, serta arus keluar dana dari portofolio aset negara emerging markets di tengah kenaikan imbal hasil obligasi AS,” jelas Erwin.

Merespons pelemahan rupiah hingga menembus Rp18.000 per dolar AS, BI menegaskan akan terus menjaga stabilitas pasar valas melalui mekanisme triple intervention. Langkah ini dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan di tiga pasar sekaligus.

Intervensi tersebut mencakup transaksi Non-Deliverable Forward di pasar luar negeri, transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward di pasar domestik, serta pembelian Surat Berharga Negara di pasar sekunder. Ketiga jalur ini dijalankan serentak untuk meredam gejolak nilai tukar.

BACA JUGA:  Rupiah Melemah Akibat Defisit Anggaran Lampaui Target

Selain intervensi langsung, BI juga memperkuat insentif untuk instrumen Swap dan DNDF lindung nilai guna mendukung pendanaan luar negeri. Kebijakan ini diharapkan dapat menstabilkan arus modal sekaligus mengurangi tekanan fluktuasi rupiah.

Bank Indonesia juga mengelola struktur suku bunga di pasar uang dengan memperkuat strategi operasi moneter yang berpihak pada pasar. Langkah ini dijalankan beriringan dengan upaya menjaga kecukupan likuiditas di sistem perbankan.

Di tengah gejolak global, BI menilai pergerakan rupiah secara umum masih sejalan dengan mata uang negara-negara kawasan. Pelemahan rupiah tercatat relatif terbatas sebesar 0,67 persen secara kuartalan. Ketahanan ekonomi juga ditopang cadangan devisa yang meningkat menjadi 146,5 miliar dolar AS per akhir Agustus 2026. D|Red.

 

Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.

Penulis : Tagor

Editor : Alan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediadelegasi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPR Sahkan APBN 2027 Senilai Rp4.106 Triliun, Target Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen
Prabowo Sambangi Megawati, Sampaikan Belasungkawa Guruh Soekarnoputri dan Perkuat Silaturahmi Kebangsaan
Rupiah Tertekan Dolar AS, BI Siapkan Strategi Penjagaan Stabilitas Nilai Tukar
Wamenhaj Dahnil Anzar Bantah Isu Anaknya Terlibat Bullying di Sekolah ICM Tangsel, Sebut Hoaks
Kalapas Cibinong Nonaktif Akui Perintah Pindahkan Barang, Yanuar: Anda Bohongi Rakyat Indonesia
Ombudsman RI Jelaskan Alasan Tak Hadir RDP Komisi XIII DPR Bahas Fasilitas Mewah Lapas Cibinong
Ferdy Sambo Diperiksa Kemenimipas Terkait Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
Ombudsman Tak Hadir RDP Komisi XIII DPR Bahas Fasilitas Mewah Lapas Cibinong, Dirjen Pas Diminta Jelaskan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 14:39 WIB

DPR Sahkan APBN 2027 Senilai Rp4.106 Triliun, Target Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen

Selasa, 29 September 2026 - 14:28 WIB

Prabowo Sambangi Megawati, Sampaikan Belasungkawa Guruh Soekarnoputri dan Perkuat Silaturahmi Kebangsaan

Selasa, 29 September 2026 - 13:16 WIB

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Lakukan Triple Intervention Jaga Stabilitas

Senin, 28 September 2026 - 16:31 WIB

Rupiah Tertekan Dolar AS, BI Siapkan Strategi Penjagaan Stabilitas Nilai Tukar

Senin, 28 September 2026 - 16:23 WIB

Wamenhaj Dahnil Anzar Bantah Isu Anaknya Terlibat Bullying di Sekolah ICM Tangsel, Sebut Hoaks

Berita Terbaru