“Untuk melakukan Rapat selanjutnya, itu akan ditentukan kebanmus lagi untuk dijadawal ulang, sampai kapan kita akan menunda program pembangunan ini,” keluhnya.
Ia menganggap, kalau begini terus, sama saja para anggota DPRD Samosir menunda kepentingan masyarakat. Sehingga langkah yang akan dilakukan untuk pembangunan akan lambat.
“Di luar masih ada anggota dewan tapi bukan dari partai pengusung. Dari Fraksi PDIP datang, tapi gak tau mereka kemana, yang hadir rapat cuma ketua DPRD. ALasan dari fraksi PDIP tidak hadir, mungkin ada yang tidak terima orang itu, jadi saya gak taulah apa prinsip mereka,” katanya.
Ia sendiri mengaku termasuk bukan orang yang rajin masuk berkantor di gedung DPRD, namun untuk rapat terkait kepentingan rakyat dia selalu berusaha hadir. “Kalau dikantor dewan ini kalau tidak ada rapat rapat penting tentang kepentingan rakyat saya hadir,” ungkapnya.
Ketua Fraksi Gabungan itu berpesan kepada seluruh anggota DPRD Samosir.
“Pesan saya, hadirlah semua anggota dewan, apalagi partai pengusung, sama fraksi oposisi PDIP, supaya Samosir ini lebih mantap lagi untuk kepentingan masyarakat,” harapnya.
Menurut keterangan Russel Baringin Sihotang, dalam Rapat Ranperda yang digelar tadi malam hanya dihadiri empat belas orang dari partai gabungan, lima diantaranya dari Fraksi Gabungan, sementara tiga orang yang tidak hadir karena dalam keadaan sakit.
Sedangkan seluruh staf fraksi hadir dalam rapat itu, yakni staf fraksi PKB, Benri Naibaho, staf fraksi Golkar Ridwan Sinaga, staf fraksi PDIP Stefanus Sinaga, staf fraksi Gabungan Junjungan Situmorang, dan staf fraksi Nasdem Melani Butar butar. D|Sam-59