Medan-Mediadelegasi: Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Ahmad Muzani menyerahkan bantuan sebanyak 5.000 paket kepada masyarakat yang terdampak bencana alam pada tahun 2025 di Sumatera Utara. Bantuan tersebut diberikan untuk membantu masyarakat yang masih menjalani masa pemulihan setelah bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah.
Bantuan Bencana Diserahkan kepada Dua Kabupaten
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada Bupati Langkat Syah Afandin serta Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu.
Prosesi penyerahan tersebut disaksikan oleh Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution bersama Wakil Gubernur Surya di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut di Kota Medan, Rabu (11/3/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Gubernur Bobby Nasution menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian yang diberikan oleh Ketua MPR RI kepada masyarakat Sumatera Utara yang terdampak bencana.
Menurut Bobby, bantuan tersebut sangat berarti bagi warga yang masih berupaya bangkit dari dampak bencana yang terjadi pada akhir tahun 2025 lalu.
Ia menjelaskan bahwa bencana yang melanda beberapa wilayah di Sumatera Utara memberikan dampak cukup besar terhadap kehidupan masyarakat, baik dari sisi ekonomi maupun sosial.
Baca Juga : https://mediadelegasi.id/serangan-iran-rusak-17-fasilitas-militer-as-timur-tengah/
Dalam situasi tersebut, kata Bobby, dukungan dari berbagai pihak sangat dibutuhkan agar masyarakat dapat segera pulih dan kembali menjalani aktivitas seperti biasa.
Dari total bantuan yang diberikan, sebanyak 3.000 paket akan disalurkan kepada masyarakat di Kabupaten Tapanuli Selatan, sedangkan 2.000 paket lainnya diperuntukkan bagi warga di Kabupaten Langkat.
Paket bantuan yang disalurkan berupa perlengkapan ibadah yang diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menjalankan ibadah, terutama menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri.
Sementara itu, Ahmad Muzani mengatakan dirinya merasa prihatin saat mengetahui adanya bencana yang melanda beberapa daerah di Indonesia, termasuk di Sumatera Utara.
Menurutnya, bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi pada akhir tahun 2025 lalu menyebabkan kerugian besar serta menimbulkan korban jiwa di sejumlah wilayah.
Karena itu, ia berharap bantuan yang diberikan dapat menjadi penyemangat bagi masyarakat yang terdampak sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana melalui kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.












