Direktur Utama BPODT Jimmy Bernardo Panjaitan menambahkan bahwa, 16 event tersebut mencakup tiga event dari Kharisma Event Nusantara (KEN), 10 event regional dan nasional, serta enam event berpotensi skala internasional.
Dari pelbagai event itu, terdapat kolaborasi event dari delapan kabupaten di Kawasan Danau Toba, lima event budaya, empat event wisata olahraga, tiga event musik, dua pameran, dan dua event MICE (meetings, incentives, conferencing, exhibitions).
Dalam hal ini, ia mensyukuri lima event dari Sumut dapat masuk ke dalam 110 kalender KEN, dengan tiga event di antaranya dari Kawasan Danau Toba. Yakni Festival Bunga dan Buah, Karo Music Camp, serta Toba Caldera World Music Festival.
“Hal ini akan menjadi daya tarik bagi para wisatawan yang akan berlibur di Danau Toba. Tujuan memperbanyak event di Danau Toba diharapkan, untuk menciptakan lapangan kerja dan membangkitkan ekonomi di Kawasan Danau Toba,” ucap Jimmy.(D|Red|antaranews.com)