Saskia, Curator Museum Nijkerk Kunjungi Sumut

Saskia, Curator Museum Nijkerk Kunjungi Sumut
Pelukis senior Andi Ian Surya (kanan) menjamu Saskia dan Erik di kediaman Andi di Desa Kolam, Percut Seituan, Kamis (4/5). Foto: D|marulias
Saskia, Curator Museum Nijkerk Kunjungi Sumut
Saskia dan suaminya Erik berfoto bersama manajemen PKS Perkebunan PTPN IV Gunung Bayu, Rabu (4/4). Foto: dok-rudisurya
Saskia, Curator Museum Nijkerk Kunjungi Sumut
Saskia dan Erik saat mengunjungi Museum Perkebunan Indonesia (Musperin) 2 Jl Pemuda, Medan Maimun (foto kiri) dan saat mengunjungi Kantor Beranda Warisan Sumatra (BWS) di Jl Nusantara-Amaliun. Foto: Foto: dok-rudisurya

“Jaman penguasaan Belanda, Perkebunan Gunung Bayu itu bernama Nijkerk. Kota tempat tinggal saya di Belanda,” sebut Saskia diterjemahkan Rudi Surya Dharma.

Kunjungan lain Saskia bersama suaminya, adalah ke Kantor Beranda Warisan Sumatra (BWS) di Jl Nusantara-Amaliun, Kecamatan Medan Kota, dilanjutkan ke Museum Perkebunan Indonesia (Musperin) 2 Jl Pemuda, Medan Maimun.

“Di sejumlah tempat itu kami mendapat sambutan hangat dan bertukar informasi. Akan ada kerjasama yang bermanfaat bagi arsip sejarah ke depannya,” ujar Saskia.

Saskia dan Erik menyempatkan singggah ke Galeri Lukisan Andi Ian Surya. Mendapat sambutan hangat dengan jamuan makan siang dan bertukar cendra mata.

Menurut Saskia, dia menemui pelukis senior Indonesia itu karena menambahkan goresan cat penampakan Candi Brobudur di baground lukisan tentang Saskia atas pesanan Carla Marten sang pelukis yang juga tetangga Saskia di Nijkerk.

“Baground lukisan itu menampilkan sejumlah tempat keajaiban dunia. Saya menambahkan Candi Brobudur, mungkin membuat Saskia penasaran, dan mengunjungi Candi tersohor itu,” timpal Andi. D|Red-06

Pos terkait