Medan | Alat screening GeNose C19 temuan Universitas Gadjah Mada ( UGM) Yogyakarta sudah diakui sejumlah pihak. Keberadaan GeNose C19 ini juga diharapkan bisa membantu mengatasi permasalahan pelaksanaan mitigasi dan percepatan proses penanganan Covid-19 di Indonesia.
Karena kegunaannya yang dinilai efektif dan praktis, banyak pihak membutuhkan alat screening yang satu ini. Terlebih, tingkat akurasi GeNose C19 cukup besar, berkisar 93 hingga 95 persen. Awal Maret 2021 ini, UGM telah mendistribusikan total 2.021 unit GeNose C19 kepada pengguna melalui lima perusahaan distributor.
UGM menegaskan saat ini ada lima distributor resmi GeNose C19. Antara lain: PT. Graha Rekayasa Utama, PT. Global Systech Medika, PT. Sigma Andalan Nusa, PT. Dunia Kecantikan Indonesia, dan PT. Indofarma Global Medika. Perluas jangkauan screening Covid-19 Setelah 2.021 unit GeNose didistribusikan
Rektor UGM, Prof. Panut Mulyono berharap, Indonesia dapat mempercepat dan memperluas jangkauan screening Covid-19. “Kami berharap seluruh pihak terus mendukung terlaksananya akselerasi penghiliran produk inovasi GeNose C19 ini. Sehingga dapat membantu mengatasi permasalahan bangsa dalam pelaksanaan mitigasi dan percepatan proses penanganan Covid-19 di Indonesia,” terang Panut seperti dalam keterangan tertulisnya kepada Kompas.com, Selasa (2/3/2021).
Dikatakannya, melalui distributor resmi, alat GeNose C19 akan diedarkan ke berbagai instansi. Seperti klinik, laboratorium, rumah sakit pemerintah dan swasta, korporasi atau perusahaan, universitas, yayasan, kementerian, pemerintah daerah, dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Tak hanya berhenti di sini, GeNose C19 akan diproduksi dan didistribusikan secara bertahap. Sebagian besar penerima GeNose C19 terkonsentrasi di Jawa, dan sebagian pengiriman ditujukan ke Kalimantan dan Sulawesi.
Sebagian besar diserahkan ke fasilitas kesehatan Sementara itu Direktur Pengembangan Usaha dan Inkubasi UGM, Dr. Hargo Utomo menerangkan, sebanyak 2.021 unit GeNose sebagian besar akan diserahkan kepada fasilitas kesehatan.
Terkait sasaran distribusi, Hargo menerangkan, GeNose C19 hanya melayani pengiriman melalui distributor. “UGM tidak melayani pembelian perorangan atau rumah tangga, tapi institusi yang berkaitan dengan kesehatan, pelayanan publik, pemerintahan, serta edukasi,” kata Direktur Pengembangan Usaha dan Inkubasi UGM itu.D|Rep.






