Tanggulangi Krisis Air, DPKPB Purwakarta Monitor Wilayah Rawan Kekeringan

Tanggulangi Krisis Air, DPKPB Purwakarta Monitor Wilayah Rawan Kekeringan
Kepala DPKPB Wahyu Wibisono (kiri), Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika (tengah). Foto:D|Ist

Purwakarta-Mediadelegasi: Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kabupaten Purwakarta melakukan monitor ke sejumlah desa rawan kekeringan, untuk menanggulangi sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami krisis air, terutama pemenuhan kebutuhan air bersih.

Kepala DPKPB Kabupaten Purwakarta, Wahyu Wibisono mengungkapkan persoalan kekurangan air bersih di saat musim kemarau, selalu menjadi masalah di tengah masyarakat yang daerahnya rawan kekeringan.

“Di Purwakarta, ada puluhan desa yang tersebar di beberapa kecamatan yang rawan kekeringan. Untuk antisipasi, kami sudah mulai mengawasi wilayah-wilayah yang rawan kekurangan air ini,” jelas Wibi di Purwakarta, Rabu kemarin.

Bacaan Lainnya

Ia mengatakan berdasarkan hasil pemetaan tahun lalu, daerah yang rawan kekeringan tersebar di 10 kecamatan. Yakni di kecamatan, Campaka, Cibatu, Bungursari, Tegalwaru, Maniis, Plered, dan sebagian wilayah di Kecamatan Purwakarta Kota.

“Data tersebut diperoleh dari hasil laporan masing-masing desa, data itu akan dijadikan rujukan guna meminimalisasi kerugian dampak musim kering. Termasuk, rujukan penanggulangan krisis air bersih. Alhamdulillah, di musim kemarau tahun ini, kami belum menerima laporan adanya warga yang telah mengalami kekurangan air bersih,” ujarnya.

Pos terkait