Medan-Mediadelegasi: Pemerintah Kota Medan mulai mempersiapkan pengisian jabatan Sekda Medan seiring akan berakhirnya masa jabatan Sekretaris Daerah saat ini dalam beberapa bulan ke depan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi menjaga kesinambungan roda pemerintahan di lingkungan Pemko Medan.
Sekda Medan Dipilih Berbasis Sistem Talenta
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan bahwa proses seleksi pengganti Sekda akan menggunakan pendekatan sistem manajemen bakat atau talent management. Metode ini dinilai lebih objektif dalam mengukur kompetensi dan potensi aparatur sipil negara.
Ia menyampaikan bahwa proses tersebut tidak dilakukan secara terburu-buru, melainkan melalui tahapan yang matang dan terukur. Dengan demikian, sosok yang terpilih nantinya benar-benar mampu menjalankan tugas strategis sebagai Sekda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Rico, pihaknya juga akan melakukan konsultasi dengan Badan Kepegawaian Negara untuk memastikan seluruh mekanisme berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku.
Ia menilai bahwa Pemerintah Kota Medan memiliki banyak sumber daya manusia yang berkualitas dan siap bersaing secara sehat dalam proses seleksi tersebut. Hal ini menjadi modal penting dalam mendapatkan kandidat terbaik.
“Setiap orang memiliki potensi untuk menjadi pemimpin, termasuk menduduki jabatan Sekda. Tinggal bagaimana kita menyeleksi dan mengoptimalkan potensi tersebut,” kata Rico Waas usai memimpin apel pertama setelah libur panjang Idulfitri 1447 Hijriah di halaman Kantor Wali Kota Medan, Rabu (25/3/2026).
Baca Juga : https://mediadelegasi.id/adk-ojk-2026-resmi-dilantik-di-mahkamah-agung/
Lebih lanjut, Rico menegaskan bahwa kriteria utama yang dicari adalah sosok yang mampu menerjemahkan visi dan misi pembangunan Kota Medan ke dalam program kerja yang konkret dan terukur.
Selain itu, pengalaman kerja, integritas, serta rekam jejak yang baik dalam birokrasi juga menjadi pertimbangan penting dalam menentukan kandidat yang layak.
Ia juga menyoroti pentingnya kesinambungan program pembangunan yang telah dirintis oleh Sekda sebelumnya, Wiriya Alrahman, agar tidak terputus di tengah jalan.
Rico berharap pejabat Sekda yang baru nantinya tidak hanya melanjutkan program yang ada, tetapi juga mampu menghadirkan inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Sebagaimana diketahui, posisi Sekda memiliki peran yang sangat vital dalam struktur pemerintahan daerah. Sekda bertugas mengoordinasikan seluruh perangkat daerah serta memastikan kebijakan berjalan efektif dan efisien.
Dengan waktu yang tersisa sekitar empat bulan sebelum masa pensiun Sekda saat ini, Pemko Medan memiliki cukup waktu untuk melakukan proses seleksi secara komprehensif.
Melalui pendekatan manajemen bakat, diharapkan proses ini dapat menghasilkan pemimpin birokrasi yang profesional, berintegritas, serta mampu menjawab tantangan pembangunan kota ke depan.
Langkah ini sekaligus menjadi upaya Pemko Medan dalam membangun sistem birokrasi yang lebih modern, transparan, dan berbasis kinerja, sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. D|Red.
Baca artikel menarik lainnya dari
mediadelegasi.id di GOOGLE NEWS.












